Berita

Nusantara

Kang Hasan Mau Jadi Tameng Pemekaran Di Jabar Selatan

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 18:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Kesenjangan pembangunan antara Jawa Barat bagian utara dan selatan masih sangat tinggi. Karena itu, sejak lama isu pemekaran sudah mengemuka, namun tak juga terwujud.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Jabar Selatan, Gunawan Undang, saat berdiskusi dengan calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin  atau Kang Hasan.

Gunawan menyampaikan bahwa pembangunan wilayah Jawa Barat Selatan sudah tertuang dalam Perda Provinsi Jawa Barat 28/2010, tentang pengembangan wilayah Jawa Barat bagian selatan. Dan faktanya, memang sudah layak dimekarkan.


"Pembentukan daerah otonomi baru di Jawa Barat, bukan hanya soal isu politik tapi sudah jadi kebutuhan. Melalui Kang Hasan sebagai Gubernur Jabar nanti, semoga hal itu bisa diwujudkan," ujarnya di Cianjur, Kamis (26/4).

Sejalan dengan hal itu, Presidium Garut Selatan, Dedi Kurniawan menegaskan, ke empat wilayah Jabar Selatan tersebut, sudah harus dimekarkan, agar pembangunan dan pelayanan terhadap masyarakat lebih efektif. Serta masyarakat Jawa Barat Selatan bisa merasakan pemerataan pembangunan.

"Kalau tidak ada ketegasan dari pemerintah terkait pemekaran di Jabar Selatan, Jawa Barat akan tertinggal jauh, terutama pembangunannya," jelas Dedi.

Turut hadir pada kesempatan tersebut, Presidium Cianjur Selatan Abdi Pratama. Presidium Tasikmalaya Selatan Suryaman, dan Presidium Sukabumi Selatan Kiai Abdul Qodir.

Menanggapi hal tersebut, Kang Hasan setuju adanya pemekaran di Jawa Barat Selatan.  Purnawirawan TNI AD ini siap jadi tameng masyarakat Jawa Barat Selatan untuk mewujudkan  pemekaran. Masyarakat Jabar Selatan harus merasakan pembangunan yang seimbang dengan daerah Jawa Barat Utara.

Selain itu, pusat pereokonomian di Jawa Barat Selatan juga harus segera direalisasikan. Sehingga, angka kemiskinan dan pengangguran bisa ditekan dan mengangkat harkat martabat ekonomi masyarakat Jabar Selatan.

"Secara teori saya sepakat, secara akademis juga ya, sudah sewajarnya ada daerah yang harus dimekarkan khususnya daerah yang ada di jabar Selatan. Jangan sampai berlarut-larut," demikian Kang Hasan.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Wacana Penyeragaman Kemasan Bikin Pusing Industri Hasil Tembakau

Selasa, 07 Juli 2026 | 00:08

Komisi IV DPR Siapkan Tim Investigasi Tailing Freeport di Timika

Senin, 06 Juli 2026 | 23:58

MSBI-Apkasi Kolaborasi Kembalikan Kejayaan Sepak Bola RI

Senin, 06 Juli 2026 | 23:36

Korupsi Batu Bara Biang Kerok Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 06 Juli 2026 | 23:30

75 Persen Kredit Pensiunan Kini Bidik Kegiatan Usaha

Senin, 06 Juli 2026 | 23:07

RUU HAM Masih Lemah Melindungi Hak Perempuan

Senin, 06 Juli 2026 | 22:56

Tukar Pikiran Bola Nasional

Senin, 06 Juli 2026 | 22:45

Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online

Senin, 06 Juli 2026 | 22:39

Polri Minta Bandar Narkoba Penyerang Anggota Polres Katingan Serahkan Diri

Senin, 06 Juli 2026 | 22:21

Menaker Pastikan Isu PHK TikTok-Tokopedia Tuntas

Senin, 06 Juli 2026 | 22:20

Selengkapnya