Berita

Recep Tayyip Erdogan dan Anies Baswedan/Facebook Anies Baswedan

Politik

Anies Sedang Memperkuat Pencapresannya

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 15:39 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dinilai hanya mempermalukan dirinya sendiri dengan pamer foto akrab dengan Presiden Recep Tayyip Erdogan saat kunjungan di Turki.

Pasalnya, foto disertai caption yang diunggah Anies di media sosial itu tidak sesuai faktanya.

"Ternyata pertemuan biasa, karena merupaka agenda rutin Erdogan. Artinya dia menunggu. Jadi bukan pada konteks pertemuan kenegaraan, nggak ada sambutan kenegaraan kan," ujar peneliti senior Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/4).


Ia jadi mempertanyakan motif Anies di balik pamer pertemuannya yang dibesar-besarkan itu. Karena yang terkesan mantan menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu sedang pencitraan.

"Kelihatannya nampak ada motif aroma capres cawapres di balik pertemuan Anies dan Erdogan. Jadi ini bagian dari pencitraan supaya terlihat bahwa pengaruh Anies tidak hanya di Jakarta tapi di internasional," tukasnya.

"Seolah-olah pemilih Islam mendukung Anies, punya hubungan minimal menunjukkan bahwa pemimpin dunia Islam itu simpatik terhadapnya," tutupnya.

Beredar video yang menunjukkan detik-detik sebelum Anies bertemu dengan Erdogan di Turki.

Tampak dari rekaman video yang diunggah pemilik akun Facebook Salman Faris itu, Anies seperti kerumunan orang yang ingin bertemu, bersalaman, dan sekadar menyapa Erdogan. Apalagi itu hari Jumat. Seperti biasa, Erdogan kerap menyapa warga di masjid tempat ia akan menunaikan salat Jumat.[wid]




Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya