Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Safari Politik, Zulkifli Hasan Disambut Antusias Warga Bondowoso

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 11:21 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Hari terakhir safari politik di Jawa Timur, Kamis (26/4), Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan rombongan menyambangi dan menyapa masyarakat Bondowoso.

Zulkifli dan rombongan menempuh perjalanan selama delapan jam dari Ngawi menuju Bondowoso. Rombongan tiba di Bondowoso pukul 3 pagi.

Jelang pukul 8 pagi, warga Bondowoso sudah ramai di Hotel Ijen View untuk menghadiri acara Cangkrukan Bareng Zulhasan. Warga pun berebut menyalami Zulkifli yang hadir pukul 9.


Dalam sambutannya, Zulkifli mengaku sangat antusias melihat antrian warga yang sudah ramai sejak pagi.

"Bapak Ibu saya tadi pagi jam 3 baru sampai Bondowoso habis perjalanan dari Ngawi. Tapi melihat membludak di sini hilang semua lelah. Terima kasih sudah datang Bapak Ibu semua. Hidup Bondowoso," kata Zulkifli.

Zulkifli secara khusus juga menyapa warga Nahdlatul Ulama Bondowoso yang hadir di acara Cangkrukan Bareng Zulhasan ini.

"Tadi saya juga salaman dengan banyak warga NU yang sudah ramai ramai datang ke sini. Terima kasih kita jadi bisa bertemu saling kenal, silaturrahmi," ucap ketua MPR itu seperti dalam keterangannya.

KH Lutfi Ahmad pengasuh Pesantren Jenggawah, Jember memberi doa khusus untuk Zulhasan.

"Doa ini mamakai gamelan Jawa, namanya doa Ning Nung Nang Gung," kata Kiai Lutfi.

"Ning" berarti bening, bersih, dan suci. "Nung" artinya merenung, berpikir, dan menghayati. "Nang" berarti jiwa dan yang tenang dan konstruktif. "Gung" berarti agung di hadapan manusia, bangsa-bangsa, dan Allah.

"Mari kita panjatkan doa nang ning nang gung untuk Zulhasan," kata Kiai Lutfi.

Zulkifli Hasan dalam kesempatan itu mengajak warga untuk ramai ramai memilih Khofifah-Emil di Pilkada Jawa Timur.

"Untuk Jawa Timur PAN pilih yang amanah. Khofifah-Emil Dardak nomir urut 1. Bu Khofifah pekerja keras, Emil Dardak teruji kerjanya dan dekat dengan millenial. Bondowoso bersatu pilih nomor satu," tutupnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya