Berita

Arab Saudi/Net

Dunia

Tahun 2018, Arab Saudi Arab Saudi Telah Eksekusi 48 Orang

KAMIS, 26 APRIL 2018 | 10:59 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kelompok pemantau hak asasi manusia, Human Rights Watch (HRW) mengatakan Arab Saudi telah mengeksekusi 48 orang sejauh ini pada tahun 2018.

Setengah dari kejahatan narkoba non-kekerasan, sedangkan sebagian lainnya dihukum karena kejahatan narkoba tetap di penjara.

"Setiap rencana untuk membatasi eksekusi obat harus mencakup perbaikan pada sistem peradilan yang tidak menyediakan pengadilan yang adil," kata Direktur Timur Tengah di HRW, Sarah Leah Whitson seperti dimuat Reuters, Rabu (25/4).


Dalam sebuah wawancara dengan Majalah Time bulan lalu, reformis Saudi Putra Mahkota Mohammed bin Salman mengatakan di beberapa daerah hukum Saudi dapat diubah menjadi hukuman seumur hidup di penjara daripada hukuman mati.

"Kami bekerja selama dua tahun melalui pemerintah dan juga parlemen Saudi untuk membangun undang-undang baru di daerah itu. Dan kami yakin ini akan memakan waktu satu tahun, mungkin sedikit lebih lama, untuk menyelesaikannya," katanya kepada Time Magazine pada saat itu.

Arab Saudi telah melalui serangkaian reformasi pada tahun lalu, tetapi kelompok hak asasi manusia internasional mendesak kerajaan untuk membuat perubahan pada perlakuannya terhadap para pembela hak asasi manusia, untuk menghentikan eksekusi dan membatalkan sistem perwalian perwalian laki-laki.

HRW juga menyebut bahwa Arab Saudi telah melakukan hampir 600 eksekusi sejak awal 2014, lebih dari 200 dari mereka dalam kasus narkoba. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya