Berita

Gatot Nurmantyo/RMOL

Politik

Gatot Nurmantyo: Tapi Dalam Hatinya, Kapan Gua Makan Negara Lo

RABU, 25 APRIL 2018 | 16:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengatakan ada tiga penyebab persaingan global terjadi saat ini.

Tiga penyebab kompetensi global itu adalah, pemanasan global, pertumbuhan penduduk, dan menipisnya minyak.

"Hasil penelitian, 70 persen konflik dunia berlatarbelakang energi," kata Gatot saat menjadi pembicara kunci Urun Rembuk Kebangsaan bertema "Membangun Optimisme Masa Depan Indonesia Dalam Perspektif Nasional dan Global", di Auditorium Perpustakaan Nasional RI, Jakarta Pusat, Rabu (25/4).


Ini tergambar dari semua lokasi perang di Timur Tengah adalah negara penghasil minyak.

Sementara itu, di Afrika Selatan, jelas Gatot, pembagian air dijatah dan dijaga militer. Di negara itu, tidak orang yang mencuci mobil dengar air dan tidak ada tanaman yang disiram.

Menurutnya, Indonesia harus melihat kompetensi ini. Indonesia yang memiliki kekayaan alam berpotensi menjadi rebutan negara lain.

"Pimpinan-pimpinan negara dalam satu konferensi duduk berdampingan atau berdiri berfoto bersama-sama, kelihatannya akrab, tapi dalam hatinya, lo saingan gua, kapan gua makan negara lo," kata Gatot.

Dalam acara ini, hadir sebagai pembicara Jaya Suprana, Efendi Gazali, Azumardi Azra, Erros Djarot, dan Phillips Wijaya. [rus]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Langkah Polri Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Kejagung Tuai Apresiasi

Kamis, 09 Juli 2026 | 03:59

UPDATE

Jadi Tersangka Tanpa Diperiksa, Pakar: Bertentangan dengan Konstitusi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:18

BPKH Harus Diperkuat demi Jaga Keberlanjutan Keuangan Haji

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:12

Maroko dan Prancis Perkuat Kemitraan, 11 Perjanjian Baru Disepakati

Sabtu, 18 Juli 2026 | 16:02

Halaqah Pra-Muktamar Bahas Arah Kepemimpinan NU di Abad Kedua

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:02

Catatan Akhir Pekan Saham MD Entertainment: Terkoreksi, tapi Magnetnya Belum Pudar

Sabtu, 18 Juli 2026 | 15:00

Cara Nonton Final Piala Dunia 2026, Spanyol Vs Argentina

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:49

Nelayan Pulau Panggang Kesulitan BBM

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:45

China dan RI Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Airlangga: KEK Batang Jadi Fokus Investasi

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:30

Sektor Teknologi dan Energi Topang Reli Indeks Kompas100 Sepekan

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:14

Enam Titik Penginapan Siap Tampung Ribuan Peserta Muktamar NU

Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:01

Selengkapnya