Berita

Foto: Net

Politik

Itikad Baik Jokowi Ke Alumni 212 Dihadang Bawahan?

RABU, 25 APRIL 2018 | 09:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Tokoh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama bertemu dengan Presiden Joko Widodo di Istana Bogor, Minggu (22/4) lalu.

Dari hasil pertemuan ini terungkap fakta bahwa Presiden Joko Widodo memiliki itikad baik terhadap ulama dan tokoh 212. Hanya saja, itikad baik itu tidak pernah terimplementasikan dengan baik di jajaran bawah yang berwenang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, komunikasi itu tersumbat lantaran jajaran Jokowi tidak bisa menerjemahkan keinginan baik tersebut. Selain itu, ada juga dugaan jajaran bawah Jokowi punya agenda lain yang terselubung.


Adapun pertemuan Jokowi dan tokoh 212 ini digelar selama dua jam lebih, mulai dari pukul 12.00 hingga 14.30. Pertemuan berlangsung di Masjid istana Bogor kemudian berlanjut di ruang kerja Presiden, dan diakhiri dengan makan siang bersama.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua Umum Parmusi KH. Usamah Hisyam, Ketua Umum GNPF Ulama KH. Yusuf Martak, Ketua Umum PA 212 Ustad Slamet Maarif, Dewan Syuro Adz-Dzikro KH. Rouhdul Bahar, Sekjen FUI KH. Muhammad Al-Khaththath, dan Ketua Umum FPI KH. Ahmad Sobri Lubis.
 
Pertemuan ini dimanfaatkan para ulama dan tokoh 212 untuk menumpahkan semua kritik dan saran kepada Jokowi. Presiden secara terbuka mendengarkan dan berjanji akan menindaklanjuti kritik dan saran tersebut.

Sementara itu, Jokowi memanfaatkan momen ini untuk menyampaikan berbagai keluhan seputar tuduhan negatif terhadap dirinya. Dia mengklarifikasi semua tuduhan itu.

Pada siang ini, sedianya Tim Sebelas Alumni 212 yang dipimpin Misbahul Anam dan Muhammad Al Khaththath akan menggelar konferensi pers untuk memaparkan mengenai hasil pertemuan ini. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya