Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Laporan Terbaru Temukan Keterlibatan Polisario Dengan Kelompok Teroris Di Sahel-Sahara

SELASA, 24 APRIL 2018 | 13:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

. Keterlibatan Polisario dalam aksi teroris di wilayah Sahel-Sahara sekali lagi telah dipilih dalam laporan yang didanai oleh Komisi Eropa baru-baru ini. Hal ini menegaskan kolusi separatis polisario dengan kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menurut penelitian "Project Safte", sebuah proyek penelitian internasional yang menyelidiki akses teroris ke perdagangan senjata api ilegal dan dilaporkan oleh Lembaga Perdamaian Flemish pekan kemarin, disebutkan bahwa wilayah Sahelo-Sahara telah mengalami insiden kekerasan yang melibatkan MUJAO, Front Polisario dan Ansar Dine selama periode 2010-2016.

Laporan yang berjudul "Pasar senjata gelap dan akuisisi senjata api dari jaringan teroris di Eropa" itu yang disiapkan oleh sekelompok ahli senjata api internasional dan  mencatat bahwa kolusi antara polisario dan kelompok teroris yang beroperasi di wilayah tersebut telah difasilitasi oleh situasi di Libya, keropos perbatasan dan ketidakmampuan otoritas pusat di beberapa negara di kawasan untuk mengontrol wilayah mereka yang luas.


"Kapasitas negara di wilayah Sahel untuk mengendalikan perbatasan mereka sangat terbatas. lingkungan gurun yang dijernihkan dan bermusuhan secara tradisional merupakan ruang sirkulasi di mana beberapa titik perbatasan perbatasan resmi mudah dilewati oleh penyelundup tradisional," begitu bunyi laporan tersebut.

Dalam laporan yang sama disebutkan juga bahwa ketersediaan dan sirkulasi senjata di pasar gelap di wilayah tersebut sangat menjamur setelah runtuhnya rezim Qaddafi dan konflik berikutnya di negara itu. Laporan tersebut juga mencatat bahwa Front Polisario telah mendapat manfaat dari situasi ini dan sekarang memiliki surplus persenjataan.

Selain keterlibatannya dalam terorisme, polisario, yang, berkat dukungan Aljazair dan setelah runtuhnya rezim Qaddafi di Libya, telah memperoleh persenjataan yang relatif besar, sekarang terlibat dalam perdagangan ilegal yang sangat menguntungkan dan penjualan senjata.

"Polisario sekarang memiliki cukup senjata untuk menjual dan memasok pasar regional," begitu bunyi laporan tersebut.

Laporan ini mencatat bahwa dengan tidak adanya solusi untuk masalah Sahara, daerah ini tidak tahan terhadap kegiatan penyelundupan dan perdagangan senjata, menambahkan bahwa sulit untuk menentukan berapa banyak senjata yang telah memasuki sirkulasi dalam konteks ketidakstabilan yang timbul dari situasi di Libya.

Mengutip para ahli, laporan itu memperingatkan bahwa beberapa senjata ini pada akhirnya juga akan berakhir di Uni Eropa, mengingat bahwa pada tahun 2015 Europol secara terbuka menyatakan untuk pertama kalinya bahwa senjata api yang berasal dari konflik di Libya, Suriah dan Mali tersedia di Pasar gelap Eropa, dan bahwa negara-negara ini mungkin muncul sebagai sumber utama senjata api ilegal yang diperdagangkan ke Uni Eropa. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Prabowo Instruksikan Harga Minyak Nonsubsidi Turun Ikuti Harga ICP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:57

Gerakan Koperasi Kerakyatan Soemitro Didorong Jadi Syarat Seleksi Manajerial KDMP

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:46

Merawat Konstitusi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:42

DKI-Bali Perkuat Kerja Sama, Obligasi Daerah Jadi Bahasan Utama

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:34

Tak Benar soal Surpres Pergantian Kapolri

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:31

Gagah saat Malak, Mendadak Ingat Anak-Istri Waktu Mau Dipecat

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:25

Harus Ada Langkah Konkret Atasi Kerugian Peternak Ayam Akibat Pemadaman Listrik

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:23

Prabowo Lepas Kepulangan PM Tailan dari Lanud Halim

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:20

Jalur Wisata Bromo Ditutup Total Gegara Kebakaran Hutan di TNBTS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 17:11

IHSG Terbang 1,37 Persen ke 6.319

Selasa, 04 Agustus 2026 | 16:44

Selengkapnya