Berita

Foto: Net

Bisnis

Dirjen Minerba Ingin Usaha Pengelolaan Bauksit Terus Berkembang

SELASA, 24 APRIL 2018 | 07:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berharap usaha di bidang pengelolaan bauksit menjadi alumina bisa terus berkembang. Sehingga, kelak akan memunculkan investasi fasilitas pemurnian hingga ke sektor hilir yang tetap memperhatikan lingkungan, kesejahteraan masyarakat, dan keselamatan pertambangan yang baik.

Harapan itu sebagaimana disampaikan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen) Kementerian ESDM Bambang Susigit saat mengunjungi pabrik PT Well Harvest Winning Alumina Refinery (WHW AR) beberapa waktu lalu.

Kunjungan tersebut juga dilakukan ke dua perusahaan pertambangan lain untuk melihat fasilitas pengolahan dan pemurnian di provinsi Kalimantan Barat, yaitu PT Indonesia Chemical Alumina dan PT Dinamika Sejahtera Mandiri.


Kata Bambang, kunjungan ini rutin dilakukan Ditjen Minerba untuk mengawasi pembangunan fasilitas pemurnian yang di bangun di dalam negeri.

"Pemerintah sangat mendukung investasi yang dilakukan oleh ketiga perusahaan untuk merealisasikan kegiatan peningkatan nilai tambah mineral seperti pembangunan fasilitas pemurnian yang didirikan oleh PT Well Harvest Winning ini," ujar Bambang sebagaimana keterangan tertulis yang diterima, Senin (23/4).

Sementara itu, Direktur PT. WHW AR, Stevi Thomas menyampaikan rasa terima kasih atas kedatangan tim dari Bambang di perusahaannya. Baginya, kunjungan itu merupakan bentuk perhatian dari pemerintah terhadap keberadaan perusahaan pertambangan yang berorientasi ekspor.

Ini mengingat PT WHW AR memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun yang diekspor ke beberapa negara tujuan, di antaranya Tiongkok, India, Timur Tengah, serta Malaysia.

Kepada Kementerian ESDM, PT WHW AR komitmen akan berupaya semaksimal mungkin untuk mentaati setiap aturan yang ditetapkan pemerintah di sektor pertambangan.  

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mentaati peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah di sektor pertambangan agar dapat memberikan kontribusi yang optimal bagi perekonomian nasional dan daerah," kata Stevi.

PT. WHW AR merupakan perusahaan join venture bentukan Harita Group melalui PT Cita Mineral Investindo Tbk dengan China Hongqiao Group Limited, Winning Investment (HK) Company Limited, Shandong Weiqiao Aluminum & Electricity Co. Ltd., PT Cita Mineral Investindo Tbk memiliki 30 persen kepemilikan saham.

Sisanya dimiliki oleh China Hongqiao Group Limited sebesar 56 persen, Winning Investment (HK) Company Ltd sebesr 9 persen, dan Shandong Weiqiao Aluminum & Electricity Co.Ltd sebesar 5 persen. [ian]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya