Berita

iPhone X/Net

Dunia

Apple Segera Hentikan Produksi IPhone X?

SENIN, 23 APRIL 2018 | 11:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Raksasa teknologi Amerika Serikat, Apple dikabarkan kemungkinan akan berhenti memproduksi ponsel pintar iPhone X.

Analis Mirabaud, Neil Campling menjelaskan bahwa kelebihan chip dan harga jual iPhone X yang tinggi adalah alasannya.

Taiwan Semiconductor Manufacturing, atau TSMC, perusahaan pengecoran semikonduktor terbesar di dunia, menghadapi masalah dengan kelebihan pasokan chip, dan saham perusahaan turun 6,3 persen pada hari Jumat pekan lalu.


"Tidak pernah lebih tinggi," kata Campling, seperti dimuat Russia Today akhir pekan kemarin.

Dia menambahkan bahwa perusahaannya telah melacak data inventaris di TSMC selama lebih dari 10 tahun. Masalah di TSMC akan meningkatkan kekhawatiran tentang AMS, pemasok kunci Apple untuk fitur pengenal ID Wajah iPhone X yang membuka kunci ponsel cerdas melalui pemindaian wajah.

Analis itu menambahkan bahwa catatan persediaan di TSMC menunjukkan bahwa Apple tidak akan memproduksi lebih banyak model iPhone X tahun depan.

"Dengan penurunan pesanan iPhone X dan masalah persediaan di TSMC pada rekor tertinggi, yang pada dasarnya mencerminkan kebutuhan untuk membakar persediaan. Mengapa? Karena iPhone X mati," tulis Campling, seperti dikutip oleh media.

"Masalah sederhana dengan X adalah harganya terlalu mahal. Konsumen berpaling dari smartphone dengan harga tinggi," sambungnya,

Analis mengharapkan Apple akan memproduksi model yang lebih murah pada iPhone baru, yang harganya sekitar USD 500.

IPhone X sendiri menerima tinjauan yang beragam setelah dirilis pada bulan November tahun lalu. ID Wajah telah memicu perdebatan tentang keamanan dan privasi. Saham Apple secara signifikan turun pada hari Jumat pekan lalu, kehilangan hampir 3 persen, jatuh ke USD 167,73 per saham, hasil terburuk dalam dua minggu. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya