Berita

Dunia

Diserang Bom, Operasi Pipa Transandino Kolombia Dihentikan Sementara

SENIN, 23 APRIL 2018 | 08:52 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Saluran pipa Transandino di selatan Kolombia terpaksa berhenti beroperasi setelah serangan bom dilakukan oleh kelompok bersenjata ilegal. Perusahaan minyak Ecopetrol yang dikelola negara dalam sebuah pernyataan menyebut bahwa serangan itu menyebabkan minyak mentah  tumpah ke sungai.

Serangan itu, yang terjadi Sabtu di dekat kota Tumaco di provinsi Narino, Kolombia. Namun Ecopetrol menekankan bahwa hal itu tidak mempengaruhi ekspor atau produksi minyak mentah di ladang di zona hutan selatan di sepanjang perbatasan dengan Ekuador.

Transandino yang membentang sepanjang 306 kilometer memiliki kapasitas untuk mengangkut 85.000 barel minyak mentah per hari.


Ecopetrol tidak mengatakan kelompok mana yang bertanggung jawab atas serangan itu. Namun merujuk pada kejadian-kejadian serupa yang pernah terjadi, Tentara Pembebasan Nasional (ELN) sering berada di balik serangan pipa minyak. Demikian seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya