Berita

Cho Hyun-min/BBC

Dunia

Bos Korean Air Minta Maaf Soal Perilaku Tak Pantas Dua Putrinya

SENIN, 23 APRIL 2018 | 07:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Dua putri bos maskapai penerbangan ternama Korea Selatan, Korean Air mengundurkan diri setelah insiden terpisah terkait perilaku tidak pantas dan berkaitan dengan penyalahgunaan kekuasaan di dalam perusahaan.

Polisi sedang menyelidiki putri termuda, Cho Hyun-min, yang juga dikenal sebagai Emily yang merupakan wakil presiden senior perusahaan, dilaporkan kehilangan kesabarannya karena dia tidak senang dengan jawaban atas pertanyaannya dalam sebuah pertemuan. Dia membantah membuang air tetapi mengaku mendorong manajer agensi periklanan.

Sedangkan sang kakak yang adalah putri sulung bos Korean Air, Cho Hyun-ah atau yang dikenal sebagai Heather, marah dengan penyajian sebungkus kacang macadamia do atas penerbangan dari New York ke Seoul dan menyebabkan terjadinya penundaan penerbangan pada tahun 2014 lalu.


Kedua kasus itu menjadi berita utama di negara itu dan membuka kembali perdebatan nasional tentang sistem bisnis Korea, yang didominasi oleh perusahaan keluarga yang dikenal sebagai chaebol.

Perilaku tidak pantas kedua putrinya itu membuat sang ayah, CEO Korean Air Cho Yang-ho meminta maaf kepada publik dan karyawannya.

Dalam sebuah pernyataan, Cho mengatakan bahwa kedua putrinya yang juga memegang jabatan top di Korea Airn akan dilucuti dari semua tanggung jawab mereka. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya