Berita

Irak/Net

Dunia

Irak Lanjutkan Pembayaran Kompensasi Perang Teluk Ke Kuwait

SABTU, 21 APRIL 2018 | 14:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Irak kembali melanjutkan pembayaran kompensasi ke Kuwait jelang akhir pekan ini ata untuk penghancuran ladang minyak dan fasilitas Kuwait selama Perang Teluk tahun 1990 hingga 1991 lalu. Hal itu disampaikan dalam keterangan PBB.

Pembayaran tersebut sebelumnya terhenti sejak Oktober 2014 karena masalah keamanan dan anggaran pemerintah Irak dalam perjuangannya melawan kelompok militan ISIS.

"Komisi Kompensasi PBB (UNCC) hari ini menyediakan USD 90 juta kepada Pemerintah Negara Kuwait," kata PBB dalam sebuah pernyataan.


"Dengan pembayaran hari ini, Komisi telah membayar USD 47,9 miliar, menyisakan sekitar USD 4,5 miliar tersisa untuk dibayarkan ke satu-satunya klaim yang luar biasa," sambung pernyataan tersebut seperti dimuat Reuters.

Jumlah terutang, serta pembayaran USD 90 juta, pergi menuju klaim keseluruhan sebesar USD 14,7 miliar dalam kerusakan oleh Kuwait Petroleum Corporation, yang terbesar disetujui oleh komisi yang berbasis di Jenewa, yang dibentuk oleh Dewan Keamanan PBB pada tahun 1991. [mel]

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya