Berita

Zulkifli Hasan/Net

Politik

Zulkilfi Nongkrong Bareng Generasi Milenial Di Tuban

RABU, 18 APRIL 2018 | 23:31 WIB | LAPORAN:

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan memenuhi undangan Forum Muda Tuban untuk nongkrong bareng dengan anak muda dan komunitas di Kabupaten Tuban.

Kehadiran Zulkifli dalam acara bertema Cangkrukan Bareng Zulkifli ini mendapat apresiasi anak muda Tuban dari berbagai Komunitas yang telah menunggu.

Beberapa komunitas anak muda yang hadir seperti Komunitas Ngopi Tuban, Scooterist Tuban dan Korps Netizen Tuban hingga sejumlah anggota organisasi kemahasiswaan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII).


Ketua Karang Taruna Jawa Timur Agus Maimun yang juga ikut dalam acara tersebut menilai Zulkifli sebagai sosok politisi yang gemar menyapa warga di media sosial. Hal itu jugalah yang membuat Zulkifli bisa masuk dengan komunitas anak muda.

"Pak Zul ini dekat ke millenial semua media sosialnya aktif twitter, facebook, instagram, sampai Youtubenya ada. Sekarang alhamdulillah kita bisa ketemu kopdar bareng," ujarnya di Kafe Mamaku Tuban, Jawa Timur, Rabu Malam (18/4).

Pertemuan tersebut bukan sekedar nongkrong bareng, namun ada diskusi mengenai tantangan anak muda dalam bersaing tenaga kerja asing di dalam negeri.

Habib, aktivis PMII Tuban menilai selama ini pemerintah membuka pintu bagi tenaga asing untuk bekerja di dalam negeri. Ia khawatir kebijakan pemerintah tersebut bisa meningkatkan angka pengangguran khususnya bagi anak-anak muda Indonesia.

"Saya khawatir pak takut anak muda kita nggak dapet kerja direbut pekerja asing," ujar Habib.

Zulkifli juga turut mengapresiasi para komunitas anak muda dan warga net pengikut Zulkifli di Tuban yang kritis dalam masalah dan persoalan bangsa.

Menurutnya, generasi muda indonesia harus mendapat prioritas dalam mendapat pekerjaan.

"Sila ketiga itu Persatuan Indonesia yang artinya berpihak pada rakyatnya sendiri. Saya setuju sama gen millenial ini, utamakan lapangan kerja untuk anak anak muda dalam negeri, bukan pekerja asing," tutup Zulkifli. [nes]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya