Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

JELANG PILPRES 2019

PBB Lebih Pilih Dukung Kotak Kosong Ketimbang Jokowi

RABU, 18 APRIL 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN:

Kontestasi politik Pemilu 2019 semakin dekat. Partai politik pun sudah mulai menunjukkan sikapnya dengan memilih calon presiden yang akan di usung.

Begitu juga dengan Partai Bulan Bintang (PBB) yang dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra. Alih-alih ikut dalam kapal besar koalisi partai pendukung Joko Widodo, PBB malah ingin mendukung kotak kosong jika memang hanya ada calon tunggal.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan oleh Yusril usai mendampingi tersangka kasus penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Liquiditas Bank Indonesia (BLBI), Syafruddin Arsyad Tumenggung (SAT) dalam penandatanganan sejumlah berkas.


"Itu kita belum putuskan ke arah mana, tapi kalau untuk dukung pak Jokowi, PBB sudah mengatakan tidak. Kalau pak Jokowi calon tunggal ya PBB akan dukung kotak kosong. Itu sudah jelas," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/4)

Walau begitu, Yusril mengaku belum ada pembicaraan dengan Partai Gerindra untuk melakukan koalisi.

"Gerindra sampai hari ini belum ada pembicaraan apa pun ya. Walaupun banyak sekali wacana disebutkan mengenai hal itu, tapi belum ada keputusan apa pun yang kami ambil," tukasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya