Berita

Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Zulkifli Hasan: Butuh Keajaiban Untuk Bentuk Poros Ketiga

RABU, 18 APRIL 2018 | 07:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Secara rasional saat ini hanya terdapat dua poros koalisi. Karena itu, untuk terciptanya poros ketiga dibutuhkan adanya keajaiban.

Demikian yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan di D’Kampoeng, Surabaya Town Squere, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (17/4) malam.

"Kalau calon ketiga itu butuh keajaiban," ujarnya.


Kendati demikian, Zulkifli masih memperjuangkan gagasanya untuk membentuk koalisi nasional yang diklaim untuk bisa merajut kembali merah putih. Dimana, Zulhasan menekankan koalisi nasional adalah koalisi yang menguatkan persatuan dan kesatuan bangsa.

"Tidak memecah belah, tidak bermusuhan, tetapi untuk kepentingan nasional kita. National interest, " sambungnya.

Mengenai koalisi nasional, diakuinya masih dibahas kepada sejumlah partai politik yang ada, ia enggan merinci kepada siapa mantan Menteri Kehutanan itu membuka komunikasi soal koalisi nasional ini.

Begitu juga terkait dengan arah dukungan Partai Amanat Nasional (PAN) dalam pilihan presiden mendatang, Zul mengemukakan soal dukungan PAN belum bisa ditentukan saat ini.

"Bisa saja ke Pak Jokowi, bisa juga ke Pak Prabowo atau bisa juga yang lain," tandasnya. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya