Berita

Ceu Popong/Net

Politik

Ceu Popong Dorong Perempuan Jadi Inspirasi Berbangsa

RABU, 18 APRIL 2018 | 05:41 WIB | LAPORAN:

Perempuan harus turut menjadi inspirasi keluarga dalam berbangsa dan bernegara. Untuk mampu melaksanakan itu, perempuan perlu memahami nilai-nilai Pancasila, UUD 1945, dan nilai-nilai budaya bangsa.

Begitu dikatakan Anggota Komisi X DPR Popong Otje Djundjunan yang akrab disapa Ceu Popong ini saat sosialisasi Empat Pilar MPR ke Ikatan Istri Keluarga Unpas (IIKU) dalam HUT ke-27 organisasi itu di Bandung, kemarin.

“Perempuan harus bisa memahami dan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan yang ada dalam Empat Pilar bangsa,” ucapnya.


Menurut Ceu Popong, seorang perempuan dan istri yang inspiratif adalah yang Pancasilais. Dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila, perempuan akan menjadi warga negara yang baik dan taat menjalankan agamanya. “Sebab, ideologi bangsa Indonesia tidak mengakui kelompok yang tidak bertuhan,” tuturnya.

Kata politisi Partai Golkar ini, perempuan yang inspiratif juga menjungjung nilai-nilai luhur budaya bangsa. Perempuan tersebut tidak akan ikut-ikutan dengan budaya asing yang tidak sesuai karakter bangsa. Terlebih, Indonesia memiliki budaya dan ciri khas tersendiri. Beda dengan Arab, China, Jepang, ataupun Amerika.

Dengan memegang nilai-nilai Empat Pilar, Ceu Popong yakin para perempuan akan menjadi karakter unggul. Alhasil, akan tercipta keluarga yang berkualitas yang mampu mendorong kemajuan bangsa.

Kehadiran Ceu Popong disambut baik para anggota IKKU. Dewi Indriati, salah satu anggota IKKU menganggap, Ceu Popong sebagai sosok berpengalaman dan berintegritas untuk berbicara mengenai perempuan dan kebangsaan.

Kata dia, Ceu Popong telah menamkan solidaritas kebangsaan untuk menjaga nilai-nilai budaya lokal dan nasional demi menjaga eksistensi bangsa.

“Perempuan sebagai inspirasi keluarga harus menanamkan nilai-niai kebangsaan tersebut. Dari keluarga yang mencitai bangsanya akan tumbuh masyarakat yang mencintai bangsa. Negara yang kuat dan kokoh akan terbentuk,” ucapnya. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya