Berita

Ahmad Wazir Noviadi Mawardi/Net

Politik

Dewan Ingin Kepala Daerah Terlibat Nakoba Diberhentikan

RABU, 18 APRIL 2018 | 02:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Seorang pejabat negara harus bersih dari masalah narkoba. Atas alasan itu, anggota Komisi II DPR, Firman Soebagyo mendukung wacana peliibatan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam tes kesehatan calon kepala daerah.

"Untuk pejabat pemerintah pejabat negara itu harus clear and clean dari masalah narkoba. Oleh karena itu, kalau ada keinginan dari pada BNN dilibatkan saya rasa tepat ini untuk memberikan contoh," kata Firman sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (17/4).

Pernyataan Firman ini menanggapi penangkapan BNN terhadap Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi Mawardi yang positif menggunakan narkoba jenis sabu di rumahnya Jalan Musyawarah III, Kelurahan Karanganyar, Gandus pada tahun 2015 lalu.


Politisi Golkar ini berharap agar kepala daerah yang terlibat narkoba diberhentikan karena tidak mencerminkan sebagai pemimpin yang baik.

"Bagaimana kalau ada pemimpin ada yang menggunakan narkoba, bagaimana rakyatnya. Saya kira harus ada tindakan kementerian terkait," ujarnya.

Firman juga menyarankan kepada BNN untuk melakukan sidak tes urine terhadap para calon kepala daerah serta seluruh pejabat negara baik kementerian, lembaga termasuk juga anggota legislatif (DPR, DPD dan DPRD).

Senada dengan itu, politisi PKS Almuzammil Yusuf juga mendukung wacana pelibatan BNN dalam melakukan sidak kepada seluruh para calon kepala daerah yang maju dalam Pilkada Serentak 2018. Dia tidak ingin ada kepala daerah terpilih yang menjadi pecandu narkoba.

Menurutnya, langkah sidak terhadap para calon kepala daerah untuk dilakukan tes urine itu memang bersifat instan. Namun, hal ini harus dilakukan agar calon kepala daerah bisa dipastikan bersih dari narkoba.

"Itu lebih baik daripada setelah terpilih baru diketahui yang bersangkutan bermasalah dalam narkoba," ujar anggota Komisi II DPR RI itu. [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya