Berita

Rizal Ramli/Net

Politik

RR Pernah Selamatkan Bank Yang Besarnya 9 Kali Century Tanpa Duit

RABU, 18 APRIL 2018 | 00:59 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Bagi ekonom senior Dr Rizal Ramli, menyelematkan Bank Century sebenarnya perkara mudah.

Kata dia, menyelamatkan Bank Century hanya cukup membayar dana pihak ketiga atau nasabah yang kurang dari Rp 2 triliun, bukan kemudian memberikan dana talangan sebesar Rp 6,7 triliun.

"Bank Century sebetulnya hanya butuh duit Rp 2 triliun dan diselamatkan 1 hari bukan 8 bulan. Itu saja KPK nggak ngerti-ngerti," jelasnya dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang digelar TVOne, Selasa (17/4).


Selain itu, Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid ini juga menilai argumen sistemik yang digunakan sebagai dasar penggelontoran bailout Century menyesatkan. Sebab, secara kapasistas Bank Century bukan bank besar.

"Argumen sistemik itu argumen pembodohan karena ini bank kecil, bank ecek-ecek," tegasnya.

Rizal kemudian menyontohkan kesuksesannya menyelamatkan Bank Internasional Indonesia (BII) saat dia masih menjabar Menko Ekuin di tahun 2000. BII merupakan bank yang kapasitasnya sembilan kali lebih besar dari Bank Century dan memiliki koneksi yang besar.

Saat itu, Rizal mengaku sempat mendapat rekomendasi dari Bank Dunia dan IMF. Rekomendasi itu adalah memberi dana talangan ke BII sebesar Rp 5 triliun atau menutup BII dengan dana Rp 5,5 triliun.

Namun Rizal mengacuhkan rekomendasi itu. Dia memilih menggunakan ilham yang diberikan Tuhan kepadanya.

"Saya berpikir, kok RR tukang kritik bailout bank kok mesti tanda tangan bailout BII. Akhirnya saya minta izin sama yang kuasa," tuturnya.

Dia kala itu memanggil Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Anwar Nasution yang juga merupakan Dirut Bank Mandiri. Dalam pertemuan itu, dia meminta untuk diadakan konvensi besar-besaran Bank Mandiri ambil alih BII.

"Supaya ada umbrela of confidence. Kemudian kita ganti Direksi bank BII, dan ketiga kita umumkan video BII sudah diambil alih oleh Bank Mandiri dan nasabah tidak usah takut karena di belakang Bank Mandiri ada Republik Indonesia," ujarnya mengisahkan upaya penyelamatan BII.

Kata Rizal, skema ini berhasil. Hanya dalam waktu kurang dari 6 minggu uang BII kembali lagi dan bank tersebut menjadi stabil.

Setelah itu, Rizal memanggil kembali Anwar Nasution. Dia meminta Anwar untuk mengumumkan bahwa perkawinan antara BII dan Bank Mandiri batal.

"Karena apa? gunakan saja sebanyak mungkin istilah asing, pokoknya perkawinan ini batal," tukasnya.

"Ini merupakan kali pertama menyelamatkan bank tanpa duit dan Rizal Ramli lakukan itu," tutup mantan Menko Maritim itu. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya