Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

ProDem: Pemerintahan Jokowi Banyak Hoaxnya!

SELASA, 17 APRIL 2018 | 20:22 WIB | LAPORAN:

Orang-orang di lingkaran pemerintahan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) kerap melakukan kebohongan alias hoax.

Hal itu sebagaimana diutarakan Pentolan kelompok Pro Demokrasi (ProDem), Agus “Lenon” Edy Santoso, dalam diskusi Ngopi Ngerumpi bertajuk "Media Sosial Versus Media Mainstream di Era Gerakan Politik Zaman Now" yang dimoderatori oleh Ricky Tamba di Kantor ILEW, Jalan Veteran I, nomor 33, Jakarta Pusat, Selasa (17/4).

"Pemerintah banyak hoaxnya. Banyak palsunya," tegasnya.


Contoh paling konkret, menurut Lenon, adalah merebaknya informasi soal Jokowi yang akan meresmikan sebuah waduk di provinsi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Padahal disana sesungguhnya sudah ada banyak waduk.

"Sebelum zamannya Pak SBY dan Jokowi jadi presiden, di NTB sudah ada waduk. Apa enggak sekalian Anyer-Panarukan. Karena dia sudah bangun jalan 20 km di Banten. Sekalian aja gitu loh. Jokowi mau naikan gaji PNS, beritanya tayang jam satu malam di tv. Lah uangnya dari mana? Ini hoax apa lagi," ketusnya.

Namun demikian, Lenon mengatakan bahwa saat ini masyarakat sudah semakin cerdas. Meskipun banyak media mainstream yang pemberitaannya lebih berat ke pemerintah.

"Jangan lupa bahwa rakyat kita di daerah, dengan sosmed, mereka paham bahwa presiden kita banyak janji-janji palsu," pungkasnya. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya