Berita

Anies Baswedan/Net

Nusantara

Anies Diminta Depak Orangnya Ahok dan Djarot

SELASA, 17 APRIL 2018 | 15:48 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan diminta memilih pejabat yang memiliki loyalitas serta profesional. Dia juga diminta mendepak orang-orangnya Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat menyusul adanya perombakan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) edisi kedua.

Ketua Aliansi Masyarakat Jakarta (Amarta), M Rico Sinaga, menjelaskan bahwa dalam memilih para pembantunya, rasanya tak keliru kalau Anies meniru pola Presiden Joko Widodo dalam membentuk kabinetnya serta sayapnya.

"Kalau Jokowi angkat pembantu harus bisa memperkuat posisinya sebagai presiden. Mereka harus memiliki loyalitas serta profesional dalam membantu kinerjanya," kata dia, Selasa (17/4).


Rico menyarankan agar dalam perombakan mendatang, Anies tidak lagi mempertahankan para pejabat pilihan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat.

"Apalagi saat kampanye Pilgub kemarin Anies berkali-kali bilang akan mencopot para pejabat yang tidak becus bekerja. Lantas kalau mereka tidak benar bekerja kenapa harus dipertahankan," ujar Rico.

Rico kemudian mencontohkan saat Jokowi-Ahok berkuasa di Pemprov DKI Jakarta. Dimana saat itu keduanya betul-betul memilih sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki loyalitas tinggi.

Sejumlah ASN itu diketahui mempunyai lompatan jabatan yang mencenggangkan. Diantaranya mantan Kepala BPKD Heru Budi Hartono, Asisten Pembangunan Gamal Sinurat dan Kepala Dinas Perhubungan Andri Yansyah.

"Pola-pola seperti itu bisa dicontek Anies," tukas Rico.

Saat ini Anies-Sandi diketahui sedang menggodok puluhan nama ASN yang akan ditempatkan sebagai pimpinan SKPD.

Dalam penggodokan tersebut Anies-Sandi kemudian membentuk tim seleksi (timsel) calon-calon pejabat.

"Tapi sayangnya komposisi timsel seluruhnya berasal dari luar, sehingga tidak memahami seluk beluk Pemprov DKI," terang Rico.

Menurut Rico, apabila timsel dibiarkan berjalan sendirian, maka berpotensi menghasilkan pejabat-pejabat yang tidak berkualitas.

Untuk memperkuat timsel, Rico mengusulkan supaya Anies-Sandi memasukan tokoh-tokoh berpengalaman di birokrasi dan perpolitikan di Ibukota.

Dua tokoh yang layak masuk timsel, kata Rico, yakni mantan Sekda DKI Jakarta Fadjar Pandjaitan dan mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Boy Sadikin.

Sebelum menduduki posisi tertinggi di Pemprov DKI, Fadjar merupakan ASN yang sarat pengalaman. Sejumlah jabatan strategis juga pernah diembannya, diantaranya Walikota Jakarta Barat dan Asisten Pemerintahan.

Sedangkan Boy Sadikin merupakan tokoh politik yang sudah mengenyam asam garam di Ibukota.

"Fadjar dan Boy harus masuk timsel agar pejabat yang dihasilkan sosok yang loyalis dan mumpuni," pungkas Rico. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya