Berita

Jusuf Kalla-Surya Paloh/Net

Politik

Surya Paloh Paling Tepat Mainkan Peran JK Junior

SENIN, 16 APRIL 2018 | 21:48 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh (SP) adalah fugur yang paling pas dan tepat memainkan peran sebagai Jusuf Kalla junior atau JK junior. Kepiawaian SP melakukan mobilitas politik sangat bisa diterima koalisi partai-partai yang akan mencalonkan Jokowi di Pilpres 2019.

"Surya Paloh sangat mumpuni beperan sebagai JK junior. Selain sangat dekat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Surya Paloh juga memiliki kemampuan pendanaan finansial yang mapan dan mandiri. Untuk itu, sangat layak dan tepat jika Jokowi memilih Surya Paloh sebagai calon wakil presiden 2014-2019 nanti," kata politisi Partai Nasdem Kisman Latumakulita kepada wartawan di Jakarta, Senin (16/4).

Kemampuan lobi dan komunikasi politik SP hampir sama atau setingkat di bawah JK. Dijelaskan Kisman, SP mempunyai hubungan yang sangat dekat secara lahiriyah dan batiniyah dengan para petinggi Golkar. Sebab pemilik Metro TV ini lama menjadi kader bahkan pernah menjadi ketua dewan pertimbangan beringin.


Kisman mengatakan kesulitan paling fundamental yang bakal dialami Jokowi maju sebagai capres 2019 adalah mendapatkan wakil presiden sekaliber JK. Yang paling menonjol dari JK adalah bisa masuk dan diterima oleh semua lapisan masyarakat. Kelebihan JK juga adalah bisa bicara dari hati ke hati, baik dengan kawan maupun lawan.

Kisman menjelaskan tokoh penentu dibalik kemenangan pasangan Jokowi-JK atas Prabowo-Hatta adalah JK. Para pemilih dari Indonesia Timur yang menusuk gambar JK ada 8 juta lebih. Para pemilih JK juga umumnya berasal dari pengurus dan jamaah mesjid serta mushola.

Jika bukan karena wakilnya JK, belum tentu Jokowi bisa tinggal di Istana Bogor seperti sekarang. Pada pilpres tahun 2014 lalu, pasangan Jokowi-JK memeperoleh kemenangan dengan perolehan 70.633.576 suara atau 53,15%. Sedangkan pasangan Prabowo-Hatta hanya mendapatkan 62.262.844 suara. Dengan demikian, terdapat selisih kemenangan Jokowi-JK atas Prabowo-Hatta sebanyak 8.370.732 suara.

Saat ini, kata Kisman, sangat dibutuhkan tokoh yang punya kemampuan akrobat politik setingkat atau di bawah makomnya JK untuk mendampingi Jokowi. Dan ketokohan yang mirip dengan JK saat ini, kata dia, hanya ada pada figur Surya Paloh.

"Surya Paloh memiliki kemampuan komunikasi politik yang mumpuni, dan diterima oleh semua kalangan, baik kawan maupun lawan, apalagi yang berhubungan dengan  kepentingan bangsa dan negara," kata Kisman.

Surya Paloh, tambah Kisman, juga terkenal dengan sifat rela berkorban dan ringan tangan atau senang berbagi, baik dengan teman maupun lawan politik. Apalagi untuk hal-ihwal yang berkaitan dengan dengan kemajuan bangsa.

Diakui Kisman, banyak pimpinan partai politik yang saat kesulitan datang dan minta tolong kepada Surya Paloh, baik berupa ide dan gagasan maupun non ide dan gagasan.

Sebagai mantan petinggi Partai  Golkar, Surya Paloh sangatlah cair dalam berkomunikasi dengan pertinggi Golkar saat ini. Begitu juga dengan pimpinan Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dan Wiranto. Surya Paloh dan Wiranto sama-sama kadernya mantan presiden Soeharto, meskipun Harian Prioritas milik Surya Paloh pernah dibredel di eranya Soeharto

"Surya Paloh sangat dekat dengan OSO. Dulu di era orde baru kedua tokoh ini sama-sama dan sering melakukan kerja dan tugas untuk kemajuan bangsa dan negara, tapi hasil-hasil kerja kedua tokoh ini tidak untuk dipublikasikan kepada publik. Tentu saja kedekatan hubungan pribadi tersebut dapat dipastikan masih berlangsung sampai sekarang," ujar Kisman   

Sedangkan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang sudah seperti abang-adik. Kedekataan itu sudah dimulai sejak eranya Gus Dur Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) dan awa-awal pendirian PKB.

Begitu juga dengan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuzy (Rommy). Komunikasi dan kedekatan Surya Paloh dengan Rommy juga layaknya abang-adik. Mereka berdua sering membahas masalah-masalah bangsa kekinian, dan mencari solusi jalan keluarnya.

"Kemampuan lobi dan komunikasi politik Surya Paloh inilah yang kurang dipunyai oleh ketua umum parpol koalisi pendukung Jokowi lainnya. Surya Paloh juga sangat anti terhadap feodalisme dan kultus individu, apalagi merasa paling benar sendiri. Surya Paloh sangat ciar dan menghargai setiap perbedaan pendapat," tukas Kisman.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya