Berita

Terowongan Gaza/BBC

Global

Israel Hancurkan Terowongan Gaza Terpanjang

SENIN, 16 APRIL 2018 | 06:39 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Militer Israel telah menonaktifkan terowongan besar yang digali oleh pihak yang mereka klaim sebagai militan Palestina yang dapat menghubungkan ISrael dengan jalur Gaza.

Menteri Pertahanan Avigdor Lieberman akhir pekan kemarin mengatakan bahwa itu adalah terowongan terpanjang dan terdalam dari jenisnya yang ditemukan Israel.

Juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Jonathan Conricus mengatakan bahwa terowongan itu telah digali sejak perang Gaza 2014, ketika Israel menghancurkan lebih dari 30 terowongan.


Israel menggunakan langkah-langkah canggih untuk menggagalkan terowongan yang digali oleh militan.

Dia mengatakan terowongan itu telah digali oleh Hamas dan dimulai di daerah Jabaliya di Jalur Gaza utara. Dia mengatakan itu menembus beberapa meter ke Israel ke arah Nahal Oz, tetapi belum memiliki jalan keluar.

"Terowongan itu membentang beberapa kilometer ke Gaza dan terhubung dengan terowongan lain dari mana serangan bisa diluncurkan," katanya.

Israel menonaktifkan terowongan itu selama akhir pekan kemarin.

"Kami mengisi terowongan dengan material yang membuatnya tidak berguna untuk waktu yang sangat lama," kata Kolonel Conricus.

Sejak tahun lalu, Israel telah menggunakan peralatan khusus untuk mendeteksi keberadaan terowongan, dan membangun penghalang teknologi tinggi di atas dan di bawah tanah di sepanjang perbatasannya dengan Gaza untuk mencegah terowongan baru digali. Demikian seperti dimuat BBC. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya