Berita

Amien Rais/JPNN

Politik

Kritik Amien Rais, Dewinta: Sejak Kapan Allah dan Setan Berpartai?

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 00:14 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pernyataan politisi senior PAN, Amien Rais yang mengelompokkan dua partai politik di Indonesia, yakni Partai Setan dan Partai Allah disesalkan banyak kalangan.

Pengamat politik, hukum dan keamanan,  Dewinta Pringgodani menilai pernyataan tersebut bisa menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

"Omongan Pak Amien tentang Partai Setan dan Partai Allah membuat bangsa ini tidak sehat dan hanya menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Sejak kapan Allah dan Setan berpartai?” kata dia melalui pesan elektroniknya, Sabtu (14/4).


Dewinta menilai, seharusnya Amien Rais sebagai tokoh masyarakat, bijak dalam menyampaikan pendapat, agar tidak terjadi polemik dan provokasi bagi masyarakat, terutama pemilih tingkat bawah.

"Jangan sampai masyarakat marah dan nantinya sulit dikendalikan. Nanti kan semua jadi repot, termasuk yang memberikan pernyataan tanpa penjelasan," ujar dia.

Dewinta mengungkapkan, di negara demokrasi orang bebas berpendapat tapi pernyataan Amien Rais tidak mencerminkan ketokohannya.

"Sekelas Pak Amien harusnya lebih bijak memberikan pernyataan di media agar tidak menimbulkan kegaduhan apalagi saat ini adalah tahun politik,” terang Dewinta.

Sebelumnya Amien Rais, yang juga Ketua Penasehat Persaudaraan Alumni 212, berbicara tentang Partai Setan dan Partai Allah saat memberi tausiah setelah mengikuti Gerakan Indonesia Shalat Subuh berjamaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Namun, Amien Rais tak membeberkan partai apa saja yang masuk kategori partai setan. Ditanya seusai acara, Amien menyatakan yang dimaksudnya adalah cara berpikir, bukan partai dalam konteks politik praktis. [sam]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya