Berita

Bagian yang ditandai kotak merah adalah salah satu bagian yang rusak/BBC

Dunia

Badai Rusak Dua Menara Taj Mahal India

JUMAT, 13 APRIL 2018 | 10:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Badai yang terjadi di India pekan ini merusak dua menara yang terletak di gerbang masuk berbeda dari Taj Mahal yang ikonik di kota Agra India utara.

Para pejabat mengatakan kepada BBC bahwa angin bertiup pada 130 km per jam, dan menyebabkan pilar setinggi 4 meter itu runtuh.

Sementara itu, empat menara lagi yang mengelilingi struktur utama tetap utuh.


Mausoleum abad ke-17 itu sendiri menarik sekitar 12.000 pengunjung setiap hari dan merupakan salah satu tempat wisata paling populer di dunia.

Salah satu menara yang hancur terletak di gerbang kerajaan di mana turis sering mendapatkan sekilas pertama mereka dari monumen.

Sementara satu lainnya terletak di gerbang selatan.

Pihak berwenang mengatakan bahwa pekerjaan telah mulai mengembalikan struktur yang rusak.

Sejarah tercatat resmi India mengatakan bahwa penguasa Mughal Shah Jahan membangun Taj Mahal untuk mengenang ratunya, Mumtaj Mahal.

Struktur kompleks monumen dari kubah marmer putih dan menara yang dilapisi dengan batu semi mulia dan ukiran dianggap contoh terbaik dari seni Mughal di India

Tetapi Taj Mahal telah mengalami kerusakan akibat polusi dan aktivitas konstruksi dalam beberapa tahun terakhir.

Survei Arkeologi India, penjaga monumen negara itu, mengatakan pada Januari bahwa Taj Mahal berisiko kehilangan kilau dan strukturnya karena meningkatnya tingkat polusi di Agra. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya