Berita

Paul Ryan/Net

Dunia

Keluarga Jadi Alasan Ketua DPR AS Mundur Awal Tahun Depan

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 12:26 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Ketua DPR Amerika Serikat, Paul Ryan memastikan tidak akan mencalonkan diri untuk dipilih kembali tahun ini. Dia menegaskan bahwa dirinya tidak akan kembali maju di distriknya di Wisconsin dalam pemilu bulan November ini.

Dengan demikian, Ryan bergabung dengan hampir 30 anggota Partai Republik lainnya yang telah mengumumkan tahun ini bahwa mereka pensiun secara langsung.

Dalam konferensi Rabu kemarin, Ryan mengatakan keputusan itu terkait keluarga.


"Anda semua tahu bahwa saya tidak mencari pekerjaan ini," katanya.

"Saya mengambilnya dengan enggan," tambahnya seperti dimuat BBC.

"Tetapi saya telah memberikan pekerjaan ini semuanya. Saya tidak menyesal sama sekali karena telah menerima tanggung jawab ini," sambung Ryan.

Ayah tiga anak berusia 48 tahun itu mengatakan dia tidak ingin dikenal oleh anak-anaknya sebagai "hanya seorang ayah akhir pekan".

Ryan mengatakan dia akan pensiun pada Januari setelah menyelesaikan masa jabatannya di kongres.

Namun BBC, mengutip Axios menyebut bahwa Ryan menemukan pekerjaannya membuat frustrasi, sebagian karena Presiden Donald Trump.

Komite Kampanye Kongres Demokrat mengatakan kepergian Ryan adalah tanda yang tidak menyenangkan bagi Partai Republik, beberapa bulan jelang pemilihan nasional.

Demokrat membutuhkan 23 kursi untuk mengambil alih DPR dalam pemilu mendatang.[mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya