Berita

Atlet Kamerun/Net

Dunia

8 Atlet Kamerun Kabur Di Tengah Pertandingan Persemakmuran Di Australia

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 10:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sepertiga atlet Kamerun yang menghadiri Pertandingan Persemakmuran atau Commonwealth Games di Australia pekan ini dikabarkan hilang.

Menurut tim delegasi Kamerun dalam sebuah pernyataan (Rabu, 11/4), dari total 24 anggota tim, sebanyak lima petinju dan tiga atlet angkat besi telah menghilang selama tiga hari.

Menurut pernyataan tersebut, mereka pergi secara bergelombang, dengan tiga atlet hilang pada malam 8 April, dua lainnya menghilang pada 9 April sebelum kelompok lainnya pergi pada malam hari pada 10 April.


Tim atase Simon Molombe mengatakan dia mungkin tidak akan kembali.

"Saya kira mereka tidak akan kembali," kata Molombe dari Kamerun kepada CNN Sport.

"Sebagian besar dari mereka berangkat pada malam ketika semua orang sedang tidur. Tidak ada yang tahu arah yang mereka tuju," kata juru bicara tim Kamerun Simon Lyonga.

Menurut Seven, persyaratan visa para atlet berakhir pada 15 Mei. Hal itu memungkinkan mereka untuk menghabiskan satu bulan lagi secara legal di Australia.

David Grevemberg, CEO Federasi Commonwealth Games, mengatakan situasi tetap menjadi masalah bagi tim Kamerun sampai para atlet melanggar visa mereka.

"Ini jelas mengecewakan bahwa beberapa atlet yang datang tidak berkompetisi ketika dijadwalkan untuk bertanding," katanya pada konferensi pers Rabu.

"Saya pikir penting juga untuk mengingat bahwa para atlet ini adalah tamu di sini di Australia dan masih dalam visa mereka dan memiliki hak untuk bepergian dengan bebas," sambungnya. [mel]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya