Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Dirut PD Pasar Jaya Gagal Berantas Mafia Pasar

RABU, 11 APRIL 2018 | 19:41 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Petinggi PD Pasar Jaya dinilai gagal memberantas mafia pasar yang sudah lama bercokol di BUMD yang mengurusi pangan tersebut.

Buktinya sederet persoalan yang membelit PD Pasar Jaya hingga kini tidak mampu diatasi dengan baik.

"Persoalan itu mulai dari perekrutan yang merusak rasa keadilan serta sarat aroma KKN, suburnya pungli, perpakiran yang tidak aman, sampai pada upaya penghilangan kios para pedagang pasar lama dan gedung pasar yang rawan kebakaran," kata Koordinator Nasional Lembaga Kontrol Korupsi (LKK), Agus Taufiqurahman kepada wartawan, Rabu (11/4).


Petinggi PD Pasar Jaya juga dinilai gagal mengatasi kisruh Pasar Senen Blok III, Jakarta Pusat. Hal ini terlihat saat musibah kebakaran pada medio April 2014. Mulai dari evakuasi gedung dan pedagang korban serta asetnya yang tidak tertangani dengan baik. Sampai persoalan klasik, penempatan kios baru hasil rehab pasar yang selalu muncul kekisruhan dan lagi-lagi memberatkan para pedagang sebagai binaan utama PD Pasar Jaya.

Agus menduga sengkarut manajemen perpasaran akibat ketidakmampuan Dirut PD Pasar Jaya dalam memberantas mafia yang bercokol di hampir setiap pasar milik Pemprov DKI.

"Bahaya kalau Dirutnya lemah bahkan cenderung tidak pro kepentingan pedagang. Akan selalu tidak sejalan dengan program Pak Gubernur Anies dong," papar Agus.

Disisi lain, menurut Agus, jaminan kenyamanan dan keamanan sangatlah penting sebagai standar pasar di Ibukota.

"Tapi kami hampir tidak melihat ada CCTV setiap sisi dan alat pemadam (apar) di setiap kios. Apalagi pemahaman antisipasi kebakaran bagi setiap pedagang pemilik kios juga rendah," jelas Agus.

Tak mengherankan apabila satu ini di pasar-pasar tradisional masih terbilang rawan kejahatan. Belum lagi banyak tindakan asusila yang memanfaatan pasar saat kosong.

Agus mengungkapkan, publik Jakarta sudah melek bahwa tugas pokok PD Pasar Jaya adalah melaksanakan pelayanan umum dalam bidang pengelolaan area pasar, membina pedagang pasar, ikut membantu stabilitas harga dan kelancaran distribusi barang dan Jasa.

"Namun sekarang malah kacau. Pedagang lama korban kebakaran malah disingkirkan, karena diwajibkan melunasi dulu kios yang seharusnya bisa dicicil," terang Agus.

Bahkan saat ini di Pasar Senen Blok III masuk 500 pedagang baru yang memiliki modal besar sehingga mampu melunasi kios 100 persen.

Padahal bisa saja mereka bukan pedagang asli, karena nantinya pedagang baru itu bisa saja menjual atau menyewakan kiosnya.

"Inikan namanya praktik percaloan masih marak di PD Pasar Jaya," tegas Agus.

Untuk memperbaiki PD Pasar Jaya, LKK menyodorkan sejumlah rekomendasi, diantaranya adit keuangan PD Pasar Jaya periode 2012-2017, audit tata kelola kios semua pasar dan data pemilik kios di semua pasar, audit sistem keamanan seluruh pasar, audit pola kerjasama dengan pihak swasta dan stakeholder lainnya, audit komitmen dan integritas jajaran komisaris dan direksi PD Pasar Jaya serta seluruh pengelola pasar.

"Terakhir ganti jajaran komisaris dan direksi PD Pasar Jaya," pungkas Agus. [sam]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya