Berita

Ilustrasi/RT

Dunia

Mayoritas Warga Rusia Dukung Pengembangan Industri Energi Nuklir

SELASA, 10 APRIL 2018 | 12:38 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Hampir 74 persen warga Rusia menginginkan pemerintah untuk mempertahankan dan mengembangkan industri energi nuklir, yang mereka anggap sebagai sektor yang aman dan bersih.

Menurut jajak pendapat publik baru-baru ini yang dilakukan oleh lembaga independen Rusia, Levada, proporsi orang yang berpikir bahwa pengembangan lebih lanjut industri energi nuklir penting dan diperlukan saat ini adalah 73,9 persen.

Pangsa orang-orang seperti itu di kota-kota besar bahkan lebih tinggi, yakni 77,2 persen di Moskow dan 82,4 persen di St. Petersburg.


Selain itu, 50,3 persen dari peserta jajak pendapat mengatakan kepada para peneliti bahwa mereka menganggap pembangkit listrik tenaga nuklir untuk menjadi cara hijau dan bersih untuk menghasilkan energi.

Para ahli Levada mengatakan bahwa warga Rusia menunjukkan dukungan yang tinggi dan terus meningkat untuk sektor energi nuklir selama tiga tahun berturut-turut.

Dimuat Russia Today, Rusia saat ini memiliki 10 pembangkit listrik tenaga nuklir dengan daya gabung gabungan sedikit di bawah 28 gigawatt. Pada 2016, pemerintah menyetujui program negara untuk membangun delapan pembangkit listrik tenaga nuklir sebelum tahun 2030.

Selain itu, lembaga negara Rusia untuk energi atom, Rosatom, telah membangun pembangkit listrik di Iran, India dan China, serta mengamankan kontrak untuk membangun fasilitas di Belarus, Finlandia, Bangladesh, Turki, Mesir dan Hongaria. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya