Berita

Bendera China/Net

Dunia

China Dekati Vanuatu Untuk Bangun Pangkalan Militer Di Pasifik Selatan?

SELASA, 10 APRIL 2018 | 09:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China telah mendekati Vanuatu terkait dengan pembentukan kehadiran militer permanen di pulau kecil Pasifik itu.

Begitu bunyi laporan Fairfax Media Australia awal pekan ini terkait soal bocoran rencana China yang kemungkinan akan memicu ketegangan regional

Laporan itu, mengutip sumber tanpa nama, mengatakan belum ada proposal resmi yang dibuat, tetapi pembicaraan awal telah diadakan mengenai kemungkinan mencari pangkalan militer penuh di Vanuatu.


Sumber itu juga menambahkan bahwa prospek pos militer China begitu dekat dengan Australia telah dibahas di tingkat tertinggi di Canberra dan Washington.

Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop pada hari Selasa (10/4) mengatakan dia telah diyakinkan oleh pejabat Vanuatu bahwa tidak ada proposal resmi dari Beijing, tetapi dia tidak menjawab ketika ditanya soal apakah ada pembicaraan tidak resmi soal hal tersebut.

"Pemerintah Vanuatu mengatakan tidak ada usulan seperti itu, tetapi itu adalah fakta bahwa China sedang terlibat dalam kegiatan investasi infrastruktur di seluruh dunia," kata Bishop kepada radio Australian Broadcasting Corporation.

"Saya tetap yakin bahwa Australia adalah mitra strategis pilihan Vanuatu," sambungnya.

Laporan Media Fairfax mengatakan diskusi awal melibatkan perjanjian akses awal, di mana kapal angkatan laut China akan berlabuh untuk dilayani, mengisi bahan bakar dan mengisi kembali, dan yang pada akhirnya akan mengarah ke pangkalan militer penuh.

Bila benar dan terealisasi, maka rencana tersebut akan menandai ekspansi aspirasi militer Tiongkok di luar kegiatan kontroversialnya di Asia, khususnya Laut Cina Selatan, di mana telah membangun pulau buatan di terumbu karang, beberapa dengan pelabuhan dan landasan udara.

Beberapa negara internasional telah menuduh China dalam beberapa bulan terakhir berusaha membeli pengaruh di Pasifik Selatan melalui bantuan internasional, memicu kekhawatiran bahwa pengaruh lama Australia di kawasan itu sedang terkikis.

China membuka pangkalan militer luar negerinya yang pertama pada Agustus 2017 di Djibouti di Tanduk Afrika. Ini adalah pangkalan angkatan laut pertama di luar negeri Tiongkok, tetapi Beijing menggambarkannya sebagai fasilitas logistik.

Posisi Djibouti di tepi barat laut Samudra Hindia telah memicu kekhawatiran di India bahwa itu akan menjadi salah satu "alunan mutiara" aliansi militer China dan aset yang berdering India, termasuk Bangladesh, Myanmar, dan Sri Lanka.

China telah meningkatkan kekuatan angkatan lautnya dalam beberapa tahun terakhir untuk memeriksa dominasi AS atas laut lepas dan meningkatkan proyeksi kekuatannya di seluruh dunia. [mel]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya