Berita

Foto: Siloam

Kesehatan

Siloam Bangka Terapkan Maternity Early Warning Score

SENIN, 09 APRIL 2018 | 07:51 WIB | LAPORAN:

Komitmen melayani seluruh masyarakat, khususnya di kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka senantiasa diperlihatkan manajemen Rumah Sakit (RS) Siloam Bangka.

Kali ini komitmen pelayanan dilakukan melalui pengenalan Maternity Early Warning Score (MEWS) bagi para perawat di RS Siloam Bangka.

Pengenalan materi dan ujicoba MEWS pun diikuti puluhan perawat dari berbagai instansi kesehatan yang tergabung dalam Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) wilayah Bangka.


Apa itu Maternity Early Warning Score (MEWS)? Dokter spesialis kebidanan dan kandungan Siloam Bangka, dr. Hendra Susanto menjelaskan bahwa MEWS itu sistem pemantauan para pasien kasus obstetrik yang bertujuan untuk memastikan pasien dalam kehamilan atau periode postnatal dalam keadaan aman.

"Hamil dan proses persalinan adalah peristiwa fisiologis normal. Namun, observasi tanda vital merupakan bagian integral dan ada resiko fisiologis. Pengenalan MWES khususnya bagi para perawat, sangat membantu meningkatkan deteksi dini dan pengelolaan agar resiko pada periode postnatal atau kehamilan dapat ditangani optimal," papar Hendra Susanto dalam Seminar dan Workshop MEWS di RS Siloam Bangka, belum lama ini.

Hendra Susanto menambahkan, sistem MEWS diterapkan saat pasien dinilai tidak nyaman atau dalam keadaan hemodinamik tidak stabil.

"Selain itu, pasien yang datang ke UGD dan atau baru dipindahkan ke ruang rawat intensif, termasuk bagian dalam penerapan sistem MEWS," imbuh Hendra dalam keterangannya.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPD Persatuan Perawat Nasional Indonesia Wilayab Bangka Tengah Cecep memberi apresiasi manajemen Siloam Bangka yang terus meningkatkan layanannya.

Cecep berharap,  pelatihan MEWS bagi para perawat turut meningkatkan kualitas para perawat di wilayah Bangka.

"Dalam layanan kesehatan, tentu perawat sebagai ujung tombak pertama. Perawat yang paling awal mengetahui kondisi pasien. Karenanya, saya mengingatkan agar pelatihan ini harus ditekuni agar akreditasi para perawat semakin meningkat, " pungkas Cecep.

MEWS sistem dari Siloam Hospitals mengadopsi pendekatan dari Royal College of Physicians dan Modified Early Obstetricians Warning Score. Dalam sistem ini, terdapat tujuh parameter yang harus diukur, yaitu tingkat kesadaran, respirasi/pernapasan, saturasi oksigen, suhu, denyut nadi, tekanan darah (sistolik), dan produksi urine.[wid]


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Gibran Tanpa Ijazah

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:26

Prabowo dan Presiden FIFA Bakal Saksikan Laga Indonesia Versus Thailand

Senin, 05 Oktober 2026 | 00:07

GPNN: Listyo Berhasil Ubah Kultur Kerja Polri

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:47

Wantimpres Bukan Sekadar Membenarkan Keputusan Kekuasaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:20

Indonesia Akhiri Asian Games 2026 dengan 5 Emas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 23:03

95 Persen Aspirasi Buruh Diklaim Masuk RUU Ketenagakerjaan

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:45

DPR Yakin Merger BUMN Mampu Dongkrak Dividen

Minggu, 04 Oktober 2026 | 22:19

Putusan Sidang Etik Mantan Kasat Reskrim Jakpus Dipertanyakan Kuasa Hukum

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:56

Densus 88 Sikat 11 Tersangka Terorisme di Enam Provinsi

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:35

Ketum PPP Targetkan Satu Fraksi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2029

Minggu, 04 Oktober 2026 | 21:23

Selengkapnya