Berita

Jokowi/Net

Politik

Jokowi Dua Periode Berdasar Elektabilitas Jadi-Jadian

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 17:57 WIB | LAPORAN:

Partai Gerindra tidak menginisiasi gerakan 2019 presiden baru dan ganti presiden 2019. Gerakan ini muncul alami dari masyarakat yang tidak menginginkan Jokowi melanjutkan kepemimpinan untuk dua periode.

Demikian ditegaskan Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono melalui pesan elektronik yang dipancarluaskannya, Sabtu (7/4).

Bukankah survei sejumlah lembaga menunjukkan elektabilitas Jokowi tertinggi? Arief membantah hal itu sebagai dasar Jokowi dua periode.


Arief mengatakan elektabilitas yang disajikan lembaga survei tidak bisa jadi dasar untuk Jokowi bisa melanjutkan kepemimpinan. Arief melihat elektabilitas yang disajikan seperti elektabilitas jadi-jadian.

"Lembaga survei saat ini lebih menjadi alat propaganda dan alat memframing bagi Jokowi dan seakan-akan masih diinginkan menjabat lagi. Padahal fakta antara elektabilitas Jokowi dengan kinerja pemerintahannya tidak simetris," katanya.

Arief mencontohkan pemicu munculnya ketidakpuasan masyarakat terhadap Jokowi. Antara lain pengangguran makin meningkat sedangkan tenaga kerja asing di Indonesia dari hari ke hari meningkat pesat, daya beli masyarakat makin menurun, PHK dimana-mana.

Kemudian, naiknya harga beras dan tarif dasar listrik dibarengi tergerusnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta menumpuknya hutang hingga tiga kali lipat.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya