Berita

Foto: Net

Politik

Kalau Persoalan Bangsa Belum Selesai, Negara Jangan Dirobohkan

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 01:17 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sebagai kritik sosial, Islam harus terus berkembang karena persoalan hidup akan terus ada dan tidak pernah berhenti.

Begitu imbau Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Marsudi Syuhud dalam sebuah diskusi di Pesantren Darul Uchwah Jakarta, Jumat (6/4) malam.

"Problem yang kemarin belum selesai tambah problem hari ini dan seterusnya, maka itu tidak boleh berhenti Islam sebagai kritik sosial," jelasnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (7/4).


Baginya, suatu masalah tidak bisa diselesaikan secara instan. Sebab ada proses yang harus dilalui dengan benar dalam menyelesaikan masalah.

Atas alasan itu juga, dia menilai anggapan tentang mengganti negara dengan khilafah sebagai proses menyelesaikan segala masalah di negeri ini adalah pemikiran yang tidak bisa dibenarkan.

"Jadi, kalau saat ini negara belum bisa menyelesaikan persoalan bangsa yang ada, maka jangan dirobohkan negaranya. Tetapi diperbaiki terus sehingga menjadi baik dan bisa membereskan persoalan," jelasnya.

Sementara menyinggung mengenai syariat Islam, pengasuh Pesantren Darul Uchwah itu menjelaskan bahwa setiap hal yang mengandung suatu kemaslahatan adalah bagian dari syariat Allah.

Tidak harus melulu mengenai sistem negara, syariat itu juga bisa berupa hal-hal yang kecil. Contoh kecilnya, UU Lalu Lintas yang dibuatuntuk memelihara keselamatan bersama. Karena mengandung kemaslahatan, maka UU Lalu Lintas bisa disebut sebagai sebuah syariat.

“Orang disuruh pakai helm biar kalau jatuh tidak benjut. Ada lampu merah, kuning, hijau biar tidak ada tabrakan,” terangnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya