Berita

Foto/Net

Politik

#2019PresidenBaru Momentum Capres Lain Tawarkan Solusi

SABTU, 07 APRIL 2018 | 20:13 WIB | LAPORAN:

Fenomena Tagar #2019PresidenBaru di media sosial dinilai hanya sebatas meramaikan politik menjelang Pilpres 2019.

Pengamat Politik Universitas Padjadjaran Idil Akbar menjelaskan fenomena tagar tersebut tidak menjelaskan siapa sosok yang layak menjadi presiden pada 2019.

Di sisi lain, fenomena tagar tersebut berbanding terbalik dengan realitas yang ada. Menurutnya, jika dilihat dari berbagai survei nama Joko Widodo masih diunggulkan sebagai petahana presiden dibanding Capres yang muncul di publik.


Di sisi lain sejauh ini belum ada tokoh yang mendeklarasai diri sebagai Capres pada 2019.

"Ketika memang ada tagar seperti itu, ada lanjutan siapa kemudian yang ingin dimunculkan, artinya selain sebagai kritik ada solusi kemudiani yang ditawarkan. Ini kan enggak, masyarakat hanya dikampanyekan agar ganti presiden, terus siapa presidennya yang harus diganti. Lbh konkrit, bkn hanya sekedar ganti presiden," ujarnya kepada kantor berita politik RMOL. Sabtu, (7/4).

Lebih lanjut Idil menilai fenomena #2019PresidenBaru semestinya menjadi momen untuk tokoh lain mendeklarasikan diri. Semisal Prabowo Subianto dari Gerindra yang merebut fenomena tersebut agar bisa mendapat perhatian publik atau Gatot Nurmantyo yang belakangan didorong sebagai Capres alternatif.

Menurutnya jika fenomena tersebut hanya sebagai gerakan di media sosial atau gerakan kampanye mengganti Jokowi, maka tidak akan mendapat tanggapan publik.

"Paling enggak masyarakat punya alternatif yang mampu memberikan tawaran yang lebih empiris dengan kondisi saat ini," ujarnya. [nes]  


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya