Berita

Ace Hadan Syadzili/Net

Politik

Golkar: Tidak Ada Argumen Dalam #gantipresiden2019

SABTU, 07 APRIL 2018 | 17:40 WIB | LAPORAN:

Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily merasa heran dengan adanya gerakan tanda pagar (tagar) #gantipresiden2019 yang diserukan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera.

Menurut Ace, kinerja Joko Widodo sebagai Presiden RI sangatlah bagus. Hal itu sebagaimana hasil jajak pendapat dari berbagai lembaga survei.

"Pak Jokowi kenapa harus diganti? Bukankah kinerja pemerintahannya dinilai rakyat sudah sangat memuaskan sebagaimana lembaga survei selama ini menunjukkan hal tersebut," katanya saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/4).


Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI ini justru menilai gerakan tersebut sebagai gerakan politik yang bertujuan menurunkan elektabilitas lawan politik. Padahal Gong tahapan kampanye Pilpres 2019 belum dipukul oleh KPU.

Ace menambahkan gerakan semacam itu harusnya tidak sebatas selogan semata, namun harus ada argumentasi lebih lanjut mengapa Jokowi harus diganti untuk dinilai masyarakat.

"Saya kira ini sudah bagian dari kampanye Pilpres yang ujung-ujungnya anti terhadap Presiden Jokowi. Kalau PKS dan Gerindra ingin Pak Jokowi diganti, tawarkan segera siapa Capres-nya. Gerakan ini memang tidak masuk kategori kampanye presiden secara resmi. Tapi gerakan ini merupakan upaya menurunkan elektabilitas Pak Jokowi sebagai Presiden petahana," pungkasnya. [nes]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Konversi LPG Ke CNG Jangan Sampai Jadi "Luka Baru" Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:11

Apa Itu Love Scamming? Waspada Ciri-Cirinya

Rabu, 13 Mei 2026 | 20:04

Rano Karno Ingin JIS Sekelas San Siro

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Geram Devisa Hasil Ekspor Sawit-Batu Bara Tak Disimpan di Indonesia

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:42

KPK Didesak Tetapkan Tersangka Baru Kasus Korupsi DJKA

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:38

Ini Strategi OJK Jaga Bursa usai 18 Saham RI Dicoret MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:35

Cot Girek dan Ujian Menjaga Kepastian Hukum

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:27

Prabowo Bakal Renovasi 5 Ribu Puskesmas dari Duit Sitaan Satgas PKH

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:25

Prabowo Siapkan Satgas Deregulasi demi Pangkas Keruwetan Izin Usaha

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:11

Kementerian PU Bangun Akses Tol, Maksimalkan Konektivitas Kota Salatiga

Rabu, 13 Mei 2026 | 19:02

Selengkapnya