Berita

Mukhaer Pakkanna/Dok

Politik

Aparat TNI-Polri Masuk Ke Kampus, Ketua STIEAD Meradang

SABTU, 07 APRIL 2018 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Kampus STIE Ahmad Dahlan Jakarta (STIEAD) digegerkan dengan kedatangan aparat keamanan dari jajaran TNI dan Polri di Kampus C STIEAD.

Mereka menunjukkan surat perintah dari instansi masing-masing.

"Sebagai penanggung jawab kampus, saya tidak terima jika ada perlakuan aparat keamanan masuk ke kampus," tegas Ketua STEIAD Mukhaer Pakkanna pada melalui postingan Facebook miliknya.


Mukhaer Pakkanna yang juga Ketua Asosiasi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AFEB PTM) mempertanyakan maksud di balik kedatangan oknum aparat tersebut.

Apalagi kedatangan para aparat itu untuk meminta daftar nama beserta alamat penceramah dan dosen STEIAD.

"Tentu secara tegas kami tidak memberikan dan tidak menerima perlakuan itu. Pihak aparat dari kedua institusi itu pun pamit balik. Yang menjadi pertanyaan, apa urusan kedua institusi itu masuk kampus? Apa aparat itu hadir ke kampus atas perintah? Apakah Kapolri dan Panglima TNI memang punya program sweeping ke kampus? Apakah bangsa kita jelang Pemilu dan Pilpres sdh terjebak dgn gaya otoritarian? Saya bersumpah, tidak menerima perlakuan itu," tambahnya.

Awalnya pihak Babinsa Danramil Kota Tangerang yang bertamu dan meminta nama-nama dosen dan alamatnya.

Kemudian di waktu berbeda, aparat dari Binamas Polsek Jatiuwung Kota Tangerang juga meminta  pihak kampus agar menyerahkan daftar penceramah dan isi khotbah masing-masing khatib.

Mukhaer mengaku sudah melakukan pengecekan terhadap anggota TNI dan Polri yang datang ke kampusnya.

"Saya sudah cek perihal SK jabatan beliau dan ternyata benar,” pungkasnya.[wid]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya