Berita

Gatot Nurmantyo/Net

Politik

Gatot Nurmantyo Cocok Jadi Dubes Di Washington, D.C.

SABTU, 07 APRIL 2018 | 15:20 WIB | LAPORAN:

Selama Joko Widodo (Jokowi) berkuasa, peluang Gatot Nurmantyo mendapat posisi strategis sedikit sulit. Apalagi untuk mendampinginya di Pilpres 2019 sebagai Cawapres.

"Kalau Jokowi masih berkuasa atau menang lagi di Pilpres 2019, tidak akan ada tempat bagi Gatot. Gatot berat untuk mendapatkan posisi," ujar pengamat politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin kepada redaksi, Sabtu (7/4).

Apalagi, keduanya sempat terlihat tidak harmonis hingga berujung pemecatan Gatot sebagai Panglima TNI beberapa waktu lalu. Bahkan, menurut Ujang, rumus "politik itu dinamis" juga akan sulit terwujud bagi Gatot untuk mendapat tempat di kubu Jokowi.


"Dalam kasus Gatot, (rumus politik itu dinamis) tidak berlaku," tegas Ujang.

Meski demikian, Ujang menilai, masih ada peluang bagi Gatot untuk menjabat sebagai Duta Besar (Dubes) di salah satu Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Yang paling memungkinkan dan masuk akal untuk Gatot, jadi Dubes," tutur Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) itu.

Menurut Ujang, posisi Dubes layak diberikan kepada Gatot jika nanti dirinya gagal maju sebagai Capres atau Cawapres di Pilpres 2019.

"Gatot pernah ditolak masuk ke negara Amerika Serikat saat menjabat Panglima. Jadi, supaya tidak terjadi (penolakan) lagi, harus Gatot yang jadi Dubes di KBRI di Washington, D.C.," demikian Ujang. [mel]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya