Berita

China/Net

Dunia

Jalur Satu Sabuk Satu Jalan China Buka Peluang Kerjasama Dengan Austria

SABTU, 07 APRIL 2018 | 13:11 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Inisiatif Jalur Satu Sabuk Satu Jalan China atau Belt and Road Initiative membuka peluang bagi Austria dan China untuk meningkatkan kerja sama.

"Saya melihat transportasi, energi dan telekomunikasi, teknologi berkelanjutan, pembangunan pedesaan, jasa keuangan dan e-commerce sebagai wilayah yang menarik dengan keahlian khusus (untuk kerjasama bilateral)," kata Kanselir Austria Sebastian Kurz seperti dimuat Xinhua akhir pekan ini.

Pernyataan itu dibuat Kurz jelang kunjungannya ke China.


Jalur Satu Sabuk Satu Jalan China sendiri diusulkan oleh Presiden China Xi Jinping pada tahun 2013. Inisiatif ini bertujuan untuk mencapai konektivitas kebijakan, infrastruktur, perdagangan, keuangan dan people-to-people di sepanjang rute perdagangan di Silk Road kuno, sehingga membangun platform baru untuk kerjasama internasional untuk menciptakan pertumbuhan baru.

Presiden Austria Alexander Van der Bellen berangkat ke China jelang akhir pekan ini untuk melakukan kunjungan kenegaraan dan menghadiri Boao Forum untuk Konferensi Tahunan Asia 2018 bersama dengan delegasi 250, termasuk empat menteri kabinet dan 170 pengusaha.

Semua anggota delegasi berharap dapat berbagi ide dan mendiskusikan proyek-proyek bersama di masa depan dengan China.

Kurz menyebut bahwa Kunjungan itu juga membawa sejumlah agenda kerjasama dalam banyak bidang yang akan meningkatkan hubungan bilateral.

Dia menambahkan bahwa Austria ingin meningkatkan profilnya di China dan bertujuan untuk menghubungkan pemain industri kunci dan pemangku kepentingan dari kedua negara.

Austria dan China sendiri telah mempertahankan hubungan yang baik dan intensif, dan ada potensi peningkatan yang sangat besar, misalnya di bidang ekspor, proyek infrastruktur berkelanjutan, lingkungan, budaya, pariwisata dan sains. [mel]

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Ruang Digital Kondusif Faktor Penting Jaga Stabilitas Ekonomi dan Politik

Rabu, 05 Agustus 2026 | 04:03

Dibungkam Maung Bandung 2-1, STY Sebut Pemain Persija Belum Maksimal

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:43

Kuliah Koperasi untuk Feri Amsari

Rabu, 05 Agustus 2026 | 03:18

Gagasan Anti-Penjajahan Soemitro jadi Modal Bangsa Hadapi Dinamika Global

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:55

BRI Gelar Kick-Off BRIncubator 2026 Songsong Akselerasi UMKM Naik Kelas

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:33

Ziarahi Makam Bung Karno, Muzani Tegaskan Indonesia Rumah Bersama

Rabu, 05 Agustus 2026 | 02:12

Penentu Tingkat Kesuksesan suatu Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:43

Ikan Gabus Baik untuk Ibu Pascamelahirkan, Begini Penjelasannya

Rabu, 05 Agustus 2026 | 01:17

Indonesia-Thailand Makin Mantap Jaga Kawasan Selat Malaka

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:58

Utang Pinjol Warga RI Naik 25,88 Persen, Tembus Rp105 Triliun Hingga Juni 2026

Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:30

Selengkapnya