Berita

Foto: Net

Politik

Permintaan Daftar Ustadz STIE Ahmad Dahlan Bukti Rezim Jokowi Pakai Gaya Orba

SABTU, 07 APRIL 2018 | 12:30 WIB | LAPORAN:

Kampus STIE Ahmad Dahlan dihebohkan kedatangan tamu dari pihak Binamas Polsek Jatiuwung Kota Tangerang dan Babinsa Danramil Kota Tangerang.

Mereka membawa surat perintah dari instansi masing-masing.

Secara bergantian, aparat dari TNI dan Polri itu datang meminta agar pihak kampus menyerahkan daftar penceramah dan isi khotbah masing-masing khatib. Namun ditolak pihak kampus.


Koordinator Komunitas Relawan Jokowi, Amirullah Hidayat menilai ada yang janggal dari tindakan aparat TNI dan Polri tersebut.

"Suatu tindakan yang sangat berbahaya bagi demokrasi dan kebebasan beribadah di Indonesia. Ini menunjukkan Jokowi dalam memimpin negara sudah memakai gaya dan cara Orde Baru," tegas dia.

"Sama saja ini gaya baru militerisme," imbuh Amirullah.

Lebih membuat terkejut, lanjut Amirullah, kampus yang diawasi itu milik Muhammadiyah. "Menjadi tanda tanya ada misi apa di balik ini. Jangan jangan pemerintahan Jokowi menganggap Muhammadiyah sangat berbahaya sehingga perlu diawasi," tengarainya.

Menurut dia, tindakan aparat TNI dan Polri itu jelas suatu penghinaan nyata kepada Muhammadiyah.

"Kami mengimbau semua anak bangsa untuk melakukan perlawanan terhadap pemerintahan saat ini yang mulai menunjukan sikap arogansinya," seru Amirullah.

Ia juga mengimbau kepada umat Islam, khususnya kader Muhammadiyah untuk mempererat solidaritas dan siap sedia menjaga Marwah Persyarikatan Muhammadiyah.

Amirullah menyatakan, kejadian ini bukti bahwa Jokowi sudah tidak layak lagi memerintah sampai dua periode.

"Baru satu periode saja sudah memakai gaya Orde Baru yaitu otoriter DNA militerisme, KORSA akan turun ke tengah rakyat untuk membongkar semua permainan rezim Jokowi ini, sehingga 2019 tidak terpilih lagi," janji Amirullah.[wid]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya