Berita

Prabowo Subianto dan Joko Widodo/Net

Politik

Gerindra Dan PKS Akan Lebih Top Usung Sosok Yang Segar Di Pilpres 2019

SABTU, 07 APRIL 2018 | 10:41 WIB | LAPORAN:

Gerakan tanda pagar (tagar) #gantipresiden2019 sejalan dengan keinginan mayoritas masyarakat yang memiliki hak pilih di negeri ini.

Presidium Persatuan Pergerakan, Andrianto menegaskan, hasil jajak pendapat beberapa lembaga survei akhir-akhir ini menunjukkan undicided voters yang 60 persen ingin sosok baru di Pilpres 2019.

Sebagian besar masyarakat Indonesia ingin Jokowi cukup satu periode karena memang mantan Walikota Solo itu dinilai telah gagal mendongkrak perekonomian bangsa.


"Ekonomi stagnan di 5 persen. Kalau segitu mah (Jokowi) tidur saja," sindir Andrianto saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (7/4).

Sementara untuk memperkuat ekonomi bangsa harus ada pertumbuhan setidaknya 10 persen.

"Ini mah boro-boro 10 persen. Kelihatan nya Jokowi tidak mampu memimpin team ekonomi yang memang neoliberal. Yang terbaru BBM menghilang dan rakyat dipaksa untuk beli BBM yang mahal dengan ganti chasing," kritiknya.

Kondisi itu menurut dia, diperparah dengan selama tiga tahun terakhir ini keharmonisan kehidupan antar masyarakat kian memudar.

"Konflik sektarian serta keadilan yang tidak dirasakan Umat Islam makin menjauhkan elektoral Jokowi," tegasnya.

Hemat dia, sebaiknya koalisi Gerindra dan PKS mengusung sosok yang segar untuk bisa mengalahkan Jokowi yang memang elektabilitasnya masih di atas Ketum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

"Akan lebih top bila Gerinda dan PKS usung sosok baru yang fresh yakni Rizal Ramli atau Gatot atau Anies Baswedan. Ketiga sosok itu yang bisa kalahkan Jokowi," sebut Andrianto.[wid]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya