Berita

Melchiang Markus Mekeng/Net

Politik

Disebut Terima 500 Ribu Dolar, Mekeng: Novanto Tidak Punya Bukti

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 18:03 WIB | LAPORAN:

Ketua Fraksi Partai Golkar, Melchiang Markus Mekeng mengaku siap diperiksa kapan saja jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memerlukan keterangan terkait kasus korupsi proyek pengadaan KTP Elektronik.

Seperti diketahui, nama Mekeng beberapa kali muncul dalam persidangan tipikor Mantan Ketua DPR RI, Setya Novanto. Ia sudah bolak-balik diperiksa KPK terkait dugaan aliran uang korupsi KTP-el yang diterimanya.

"Ya siaplah. Semua warga negara bukan cuma hanya saya kalau dipanggil harus siap," ujar Mekeng di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (6/4).


Saat disinggung mengenai kesaksian Novanto yang menyebut namanya ikut menerima uang, Mekeng menilai pernyataan tersebut fitnah besar terhadap dirinya.

Ia menilai Novanto menyebar fitnah kepada orang lain agar permohonan justice collaborator diterima KPK dan majelis hakim.

"Dia gak punya alat bukti yang lengkap, dia hanya mau membuang kesalahan dia kepada orang lain," jelasnya.

Sebelumnya dalam sidang pemeriksaan terdakwa, Novanto menyebut sejumlah politikus partai yang duduk di DPR ikut kebagian uang proyek e-KTP.

Mereka adalah Chairuman Harahap (F-Golkar), Melchiang Markus Mekeng (F-Golkar),Tamsil Linrung (F-PKS), Olly Dondokambey (F-PDIP), Puan Maharani dan Pramono Anung (F-PDIP).

Novanto menegaskan, semuanya mendapat uang sebesar USD500 ribu. Uang tersebut, kata Novanto, diberikan oleh Irvanto Hendra Pambudi yang juga merupakan keponakannya.

Sementara untuk Puan dan Pramono, kata Novanto, pemberian uang diketahui melalui Made Oka Masagung. [nes]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya