Berita

Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon: Keliru Jika Prabowo Disamakan Dengan Trump

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 19:36 WIB | LAPORAN:

Penilainan Pengamat Politik Indo Barometer, Muhammad Qodari terkait gaya kampanye Ketua Umum DPP Gerindra, Prabowo Subianto mirip dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump merupakan kekeliruan.

Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon menjelaskan pernyataan Prabowo dalam berbagai kesempatan bukan bermaksud untuk menakut-nakuti.

Menurut Fadli, pernyataan Prabowo itu berdasarkan kenyataan, basis data dan fakta. Beberpa pernyataan Prabowo sejatinya adalah kritik yang baik kepada Presiden Joko Widodo. Sehingga, tidak tepat kalau kemudian disamakan dengan Trump.


"Strategi Trump itu menyangkut sara, imigrasi, bahkan menghina dan saya rasa di sini tidak ada (dilakukan Prabowo)," ujar Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (5/4).

Fadli menilai respon luar biasa yang diberikan masyarakat menandakan pernyatan Prabowo adalah peringatan tentang kondisi bangsa sebenarnya.

Menurut Fadli semua yang dikatakan Prabowo adalah kritik terhadap pemerintah mengenai ekonomi, ketimpangan, kemiskinan, penguasaan aset, gini rasio dan sebagainya.

"Kalau mendapat resonansi dari masyarakat, saya rasa itu karena mewakili kenyataan yang ada," ujarnya.

Sebelumnya M. Qodari menilai Prabowo sedang menjalankan strategi perang seperti Pilpres di Amerika Serikat. Prabowo juga tengah menyampaikan rasa rasa takut Indonesia terhadap ancaman dari negara asing.

Dua hal yang dibagikan oleh keduanya khususnya Prabowo, adalah pesimisme dan ketakutan, sehingga apabila dikembangkan dan memengaruhi mayoritas masyarakat Indonesia, maka kecenderungannya akan memilih Prabowo bukan memilih Jokowi.

"Jadi pak Prabowo mengatakan kan Indonesia sekarang ini dan ke depan tidak akan baik kalau tidak saya yang jadi pemimpin. Itu pesannya," ujar M. Qodari di Hotel Harris Suites FX, Sudirman, Jakarta, Selasa, (3/4). [nes]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya