Berita

Prabowo Subianto/RMOL

Politik

Prabowo: Dokter Terawan Itu Aset Bangsa

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 17:52 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto turut menanggapi kasus pemecatan Dokter Terawan Agus Putranto dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Ia mengaku prihatin atas peristiwa yang dialami dokter Kepala RS Pusat Angkatan Darat itu. Prabowo menjelaskan dirinya pernah tiga kali melakukan terapi dengan dr Trawan, makanya ia kaget mendengar kabar Trawan dipecat IDI.

"Saya kira Dokter Terawan adalah putra bangsa yang luar biasa ya. Harusnya kita bangga, banyak orang luar negeri datang ke sini, kita punya sesuatu terobosan di bidang kedokteran teknologi yang dirintis oleh seorang putra bangsa, saya kira kita harus bangga dan beliau sudah membantu dan menyelamatkan banyak orang," ujar Prabowo di Lagoon Garden, Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (5/4).


Prabowo memberi contoh bahwa dirinya sangat terbantu dengan terapi yang dilakukan Dokter Terawan selama ini. Prabowo mengaku pernah mengalami vertigo, namun setelah mengikuti terapi dengan Terawan vertigo berangsur menghilang.

"Beliau sarankan bersihkan ya uda, Alhamdulillah sekarang saya bisa tiga jam pidato. Kalau dikasi kopi bisa lima jam pidato. Tapi kalau enggak ada wartawan lebih lama lagi pidatonya. Kalau sekarang pidato ada kalian (wartawan) saya harus hati hati bicaranya, harus sopan," ujar Prabowo.

Labih lanjut, Prabowo mengimbau IDI dapat menemukan solusi terbaik terhadap masalah in. Sebab bukan dirinya saja yang masih membutuhkan Terawan masyarakat lain diyakini juga membutuhkan dokter spesialis radiologi itu. Menurut Prabowo Terawan merupakan aset negara.

"Saya Prabowo Subianto pernah dibantu oleh Dokter Terawan dan timnya sehingga saya sekarang saya fit dan bisa lima jam pidato. Tolong pak Terawan itu aset bangsa. Di mana-mana orang belajar dari beliau. Jadi saya harap ke IDI tolonglah cari titik terbaik," demikian Prabowo. [nes]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Dubes Najib: Dunia Masuki Era Realisme, Indonesia Harus Bersatu

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:10

Purbaya Jamin Tak Intervensi Data BPS

Rabu, 04 Februari 2026 | 12:06

Polisi Bantah Dugaan Rekayasa BAP di Polsek Cilandak

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:58

Omongan dan Tindakan Jokowi Sering Tak Konsisten

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:43

Izin Operasional SMA Siger Lampung Ditolak, Siswa Diminta Pindah Sekolah

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:23

Emas Antam Naik Lagi, Nyaris Rp3 Jutaan per Gram

Rabu, 04 Februari 2026 | 11:14

Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace Jika Terjadi Hal Ini

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:50

MUI Melunak terkait Board of Peace

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:44

Gibran hingga Rano Karno Raih Anugerah Indoposco

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:30

Demokrasi di Tengah Perang Dingin Elite

Rabu, 04 Februari 2026 | 10:15

Selengkapnya