Berita

Sukmawati Soekarnoputri/Reuters

Politik

Bila Efekif Isu Puisi Sukmawati Sasar Pendukung Jokowi

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 13:38 WIB | LAPORAN:

Sukmawati Soekarnoputri seharusnya lebih berhati-hati dalam berekspresi. Terlebih di tengah hiruk pikuk politik yang tengah memanasa jelang Pilkada dan Pilpres 2019.

Sosiolog dari Universitas Gajah Mada, Prof. Sunyoto Usman meyakini polemik puisi Sukmawati tak akan berlangsung lama.

"Kalau isu Sukma secara politik dianggap tidak efektif, akan segera dicari isu lain yang lebih punya dampak pada kontestasi 2019," terangnya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/4).


Menurut dia, dampak isu Sukmawati ini sebetulnya tidak sebesar kasus penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

"Kekuatan pendukung Ahok jauh lebih kuat. Andaikata ada gerakan yang disasar bukan Sukma tapi kekuatan-kekuatan politik pro Jokowi," ujarnya.

Maka dari itu ia meminta masyarakat untuk tidak berlebihan menanggapi polemik puisi Putri Bung Karno itu.

"Jangan berlebihan. Kalau sudah dilaporkan ya biar polisi yang ngurus. Ciptakan suasana damai. Public figure tahan diri jangan mancing konflik," tutupnya.[wid]


Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Ironi, Kasat Narkoba Polres Kukar Ditangkap Kasus Narkoba

Jumat, 15 Mei 2026 | 22:14

SOKSI Bangkitkan Program P2KB, Perkuat Kaderisasi dan Konsolidasi Golkar

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:55

Konsultasi Bilateral di Moskow, RI-Rusia Soroti Konflik Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:50

Proyek Coretax DJP Digugat Buntut Aroma Monopoli

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:47

Masalah Etik dan Suap, Menteri PU Panggil Pulang ASN dari Luar Negeri

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:33

Ini Tips Menghitung Komponen Pembayaran Listrik

Jumat, 15 Mei 2026 | 21:02

Nakba dan Perubahan Politik Regional di Timur Tengah

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:57

Mantan Kepala Bakamla Ingatkan Kesiapan Finansial Negara Memodernisasi Alutsista

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:37

Menko Airlangga Bertemu PM Belarus, Ini yang Dibahas

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:36

Pakar: Ibu Kota Negara RI di Jakarta Konstitusional

Jumat, 15 Mei 2026 | 20:09

Selengkapnya