Berita

Ferdinand Hutahaean/Net

Politik

Jubir Demokrat: Romahurmuziy Berasumsi Sendiri

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 11:37 WIB | LAPORAN:

Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono dengan Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan, M. Romahurmuziy di Jombang, Jawa Timur, baru-baru ini dipastikan tidak berlangsung lama.

Terlebih pertemuan itu terjadi saat kampanye akbar pertama pasangan Kofifah Indar Parawansa-Emil Dardak.

"Tidak ada pertemuan dua jam atau pertemuan khusus. Pertemuan di atas panggung kampanye itu tentu adalah pembicaraan yang sifatnya umum dan tidak akan detil terkait sikap Partai Demokrat," tegas Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean dalam keterangannya, Kamis (5/4).


Pihaknya meyakini Romy berasumsi dan menyimpulkan sendiri bahwa seolah Demokrat akan mendukung Jokowi.

"Ketua Umum kami Pak SBY selalu menyampaikan kepada kami bahwa Demokrat belum saatnya menentukan sikap, sehingga semua opsi masih terbuka bagi Demokrat," ulasnya.

Ferdinand menegaskan, sikap resmi partai untuk Pilpres 2019 baru akan ditentukan sekitar bulan Juli atau pasca Pilkada serentak.

"Mungkin pak Romy melihat dari sudut pandang pendukung Jokowi, sehingga berasumsi bahwa Demokrat akan dukung Jokowi," tengarainya.

Menurut dia, kemungkinan yang ada Partai Demokrat mendukung Jokowi, bisa juga sebaliknya atau akan lahir poros baru.  "Kita tunggu saja nanti bahwa waktu akan menjawab. Tapi yang pasti, Demokrat akan mendukung yang terbaik untuk rakyat," tutup Ferdinand yang juga jurubicara Partai Demokrat.

Sebelumnya, Romahurmuziy mengatakan telah mengajak Demokrat bergabung mendukung Jokowi. Namun, ajakan tersebut belum direspon secara resmi oleh SBY.  Ia hanya menyebut SBY mengapresiasi sejumlah kebijakan Jokowi sebagai presiden. Apresiasi itu, ia nilai sebagai sinyal SBY bakal mengarahkan Demokrat mendukung Jokowi.[wid]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya