Berita

Foto: Net

Politik

Cakada Jadi Tersangka, Pengamat Dorong Parpol Pengusung Ikut Digugurkan

KAMIS, 05 APRIL 2018 | 11:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Revisi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait pengguguran calon kepala daerah yang menjadi tersangka sebagaimana usulan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, selayaknya ditolak.

Pengamat kepemiluan dari Universitas Sam Ratulangi Manado, Ferry Daud Liando berpendapat, jika ada calon yang diusung parpol maju Pilkada tapi kemudian jadi tersangka, maka parpol tersebut tidak boleh mengganti dengan calon baru.

"Dengan demikian parpol itu tidak boleh lagi menjadi peserta Pilkada," kata Ferry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/4).


Ketetapan ini dinilainya sebagai bentuk punishment atau hukuman terhadap parpol yang gagal menyeleksi calon-calon yang bersih.

Ferry mengingatkan, UU No 2/2011 jelas mengatur fungsi parpol ialah mempersiapkan anggotanya untuk menjadi calon pemimpin dengan mekanisme kompetisi dan partisipasi.

"Maka tidak mungkin parpol akan mengusung calon tersangka," ujarnya.

Jika kemudian banyak calon yang diusung parpol menjadi tersangka, menurut Ferry hal itu disebabkan mekanisme kaderisasi dan partisipasi tidak matang dilakukan oleh parpol dalam menjaring dan menyeleksi calon. Di samping juga kemungkinan lain adanya transaksi politik alias mahar.

"Atau karena punya hubungan kekerabatan dengan elit-elit besar di parpol," pungkasnya.

Usulan Mendagri tersebut menyikapi beberapa calon kepala daerah yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).[wid]



Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya