Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Gerindra: Pemerintah Harus Bongkar Kartel Bawang Putih!

RABU, 04 APRIL 2018 | 23:29 WIB | LAPORAN:

Harga bawang putih sedang melambung tinggi. Di beberapa daerah, harganya tembus sampai Rp 80 ribu per kilogram.

Wakil Ketua DPR Fadli Zon menganggap, melambungnya harga bawang putih ini karena permainan kartel. Makanya, dia meminta Pemerintah segera membongkar kartel tersebut.

"Saya sudah dengar kartel atau 13 importir bawang putih yang sekarang menguasai pasaran. Mereka bisa mengatur-atur harga semaunya,” ucap pentolan Partai Gerindra ini di Jakarta (Rabu, 4/4).


Menurutnya, kartel ini sangat menyakiti hati rakyat di tengah siksaan ketidakstabilan harga-harga pangan impor. Kebijakan Pemerintah mengimpor sebagian bahan pangan ternyata tidak menolong masyarakat. Para importir itu justru memainkan harga.

Untuk itu, dia menuntut ke Pemerintah segera membersihkan kartel itu. “Satgas Pangan harus segera menindak kartel bawang putih. Tidak perlu harus menunggu masyarakat susah dulu," cetusnya.

Kata Fadli, saat ini para kartel sedang berusaha mempertahankan harga bawang putih di kisaran Rp 50 ribu hingga Rp 90 ribu per kilogram. Caranya, dengan melepas kuota impor secara sedikit-sedikit di daerah-daerah Jabodetabek. Alhasil, di banyak kota besar lain, harga bawang putih tetap tinggi. [sam]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

UPDATE

Bakom RI Gandeng Homeless Media Perluas Komunikasi Pemerintah

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:17

Bakom Rangkul Homeless Media, Komisi I DPR: Layak Diapresiasi tetapi Tetap Harus Diawasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12

Israel Kucurkan Rp126 Triliun demi Pulihkan Citra Global yang Kian Terpuruk

Kamis, 07 Mei 2026 | 14:11

Teguh Santosa: Nuklir Jangan Dijadikan Alat Tawar Politik Global

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:55

AS-Iran di Ambang Kesepakatan Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:34

LHKPN Prabowo dan Anggota Kabinet Merah Putih Masih Tahap Verifikasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:22

Apa Itu Homeless Media Dan Mengapa Populer Di Era Digital Saat Ini

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

Tangguh di Level 7.117, IHSG Menguat 0,36 Persen di Sesi I

Kamis, 07 Mei 2026 | 13:13

China dan Iran Gelar Pertemuan Penting Bahas Situasi Timur Tengah

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:46

Industri Film Bisa jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

Kamis, 07 Mei 2026 | 12:15

Selengkapnya