Berita

Ilustrasi/Net

Advertorial

BRI Luncurkan SABRINA dan Indonesia Mall

Perbarui Tampilan Laman Resmi Korporat
SELASA, 03 APRIL 2018 | 02:49 WIB

PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi digital untuk memberikan kemudahan transaksi bagi para nasabahnya.

Bertempat di Hotel Indonesia Kempinski Jakarta (02/04), Bank BRI meluncurkan layanan chatbot SABRINA, platform e-commerce Indonesia Mall serta memoles tampilan laman resmi korporat.

SABRINA (Smart BRI New Assistant) merupakan virtual assistant chat yang dihadirkan sebagai sebuah terobosan baru untuk memenuhi kebutuhan nasabah melalui layanan yang cepat, akurat, aman, dan nyaman. Layanan SABRINA memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) berbasis chat.
Melalui aplikasi Facebook Messenger dan aplikasi Telegram, nasabah cukup mengklik like dan follow akun “BANK BRI” di Facebook Messenger atau mengakses Telegram dengan menginput @BANKBRI_ID_BOT.

Melalui aplikasi Facebook Messenger dan aplikasi Telegram, nasabah cukup mengklik like dan follow akun “BANK BRI” di Facebook Messenger atau mengakses Telegram dengan menginput @BANKBRI_ID_BOT.
"Inovasi ini merupakan wujud komitmen BRI untuk memudahkan dan mendekatkan nasabah dalam menggunakan layanan perbankan BRI,” ujar Corporate Secretary Bank BRI Bambang Tribaroto.

SABRINA juga kini telah dilengkapi dengan teknologi pemindau suara, sehingga nasabah tidak perlu untuk mengetik, hanya cukup dengan mengajak berbicara. Hal ini menjadikan SABRINA sebagai Virtual Assistant on Voice pertama di Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pemberdayaan UMKM di Indonesia, BRI mengembangkan Indonesia Mall, platform e-commerce untuk mendorong UMKM go-online. Produk unggulan dari UMKM binaan BRI dapat langsung di akses di e-commerce rekanan dan dapat membantu UMKM tersebut untuk meningkatkan jangkauan penjualan produk mereka. Indonesia Mall sendiri dapat diakses melalui http://bit.ly/IndonesiaMall.

"Indonesia Mall merupakan salah satu strategi Bank BRI untuk mendorong pelaku UMKM go online, memanfaatkan e-commerce untuk memperluas kapasitas dan kapabilitas sehingga mampu mendorong Indonesia menjadi negara ekonomi digital terbesar se Asia Tenggara,” imbuh Bambang.

Dengan menggunakan Indonesia Mall, nantinya UMKM binaan Bank BRI cukup mengunggah produk mereka satu kali dan dapat terhubung ke beberapa e-commerce sekaligus. Saat ini kerjasama dimulai dengan meluncurkan Indonesia Mall di platform lazada.co.id, bukalapak.com dan blanja.com.

"Kami akan terus menjalin lebih banyak kerjasama dengan para pemain e-commerce besar agar semakin meningkatkan exposure produk UMKM lokal binaan BRI,” imbuh Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Bank BRI juga melakukan pembaharuan tampilan laman resmi korporat, yakni www.bri.co.id. Bambang menerangkan, pembaharuan laman resmi korporat ini dilakukan untuk meningkatkan customer experience ketika mengaksesnya.

"Selain itu, upaya ini merupakan langkah konkret perseroaan untuk meningkatkan keterbukaan informasi kepada publik,” imbuhnya.

Perubahan laman Bank BRI meliputi peningkatan kualitas, perubahan tampilan perwajahan (layout), aksesibilitas terhadap berbagai fitur, kontekstualitas konten, dan integrasi dengan SABRINA.

"Keseluruhan pembaharuan laman website ini merupakan komitmen Bank BRI untuk menerapkan keterbukaan informasi di era teknologi digital sekaligus untuk memudahkan interaksi dengan masyarakat utamanya para nasabah BRI,” pungkas Bambang.

Di acara yang sama juga diselenggarakan peluncuran buku Kamardy Arief: Transformasi BRI, Sebuah Memoar. Kamardy Arief merupakan Direktur Utama Bank BRI pada tahun 1983-1992.

Ia dikenal sebagai founding father bisnis mikro BRI, dimana pada zamannya Bank BRI yang semula menjadi penyalur bantuan program Pemerintah seperti Bimas dan Inmas menjadi unit kerja bisnis komersial serta meluncurkan produk perbankan mikro yang terkenal sampai saat ini yakni Kupedes dan Simpedes.

Transformasi yang dilakukannya membuat bisnis mikro masih menjadi penopang utama kinerja BRI hingga saat ini. [***/sam]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya