Berita

Syafti Hidayat (kiri) dan Amirullah HIdayat/Repro

Politik

Pertemuan Tertutup, Dua Mantan Pendukung Konsolidasi untuk Kalahkan Jokowi

SENIN, 02 APRIL 2018 | 00:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Amirullah Hidayat dan Syafti Hidayat terus melakukan konsolidasi agar Joko Widodo tidak bisa memperpanjang masa pemerintahannya. Keduanya adalah mantan pendukung Jokowi yang secara terang-terang telah menyatakan menyesal pernah mendukung Jokowi.

Amirullah pernah berkantor di Istana Negara, sementara Syafti Hidayat yang kerap disapa Ucok adalah pendiri Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP).

Minggu malam (1/4) keduanya menggelar pertemuan tertutup di kawasan Tebet, Jakart Selatan.  


Dalam keterangan singkatnya, Amirullah Hidayat yang kini mendirikan Komunitas Relawan Sadar (Korsa), mengatakan, dia dan mantan pendukung Jokowi lainnya akan mengambil berbagai langkah konkret untuk menghentikan langkah Jokowi secara demokratis.

"Jika Jokowi terpilih lagi, masa depan bangsa dan rakyat Indonesia dalam bahaya. Ini yang tidak kita inginkan," ujarnya.

"Sikap ini kami ambil bukan karena kepentingan pribadi atau kelompok, tapi ini demi masa depan bangsa yang kita cintai. Kita bisa  meninggalkan dunia kapanpun jika Tuhan telah memanggil, tetapi Indonesia harus tetap abadi sepanjang masa walaupun kita tidak adalagi di dunia," ujar tokoh muda Muhammadiyah ini.

Syafti Hidayat juga menyampaikan pernyataan senada.

"Jika pemerintahan ini terus dilanjutkan untuk dua periode, pasti negeri Indonesia ini akan tergadai," kata Syafti Hidayat yang kini adalah Ketua Majelis Jaringan Aktivis ProDEM.

"Untuk itulah kami melakukan konsolidasi  tertutup ini, dan kami  telah bersepakat akan menggalang kekuatan seluruh mantan relawan Jokowi dalam Pilpres 2014 di seluruh Indonesia. Hari ini akan berjuang mengalahkan Jokowi dalam Pilpres 2019," kata Syafti Hidayat yang pernah bertugas dalam tim transisi Jokowi-JK.

Keduanya juga menegaskan bahwa penolakan mereka pada Jokowi saat ini bukan sekadar gagah-gagahan. Mereka menyebut ini adalah bagian dari tugas suci untuk menyelamatkan NKRI yang kita cintai.

Mereka juga mengimbau relawan pendukung Jokowi-JK yang lain agar mengikuti langkah mereka hengkang dari pusat kekuasaan.

"Jangan sampai kita tercatat sebagai penghancur bangsa," demikian Amirullah Hidayat. [dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya