Berita

Politik

PILPRES 2019

Kecewa Jokowi, Petani Tebu Dukung Rizal Ramli

KAMIS, 29 MARET 2018 | 15:23 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Bila tak ada juga perubahan dari pemimpin nasional saat ini, para petani tebu se Indonesia akan memilih mendukung pemimpin baru dalam Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang. Salah satu figur pemimpin baru yang layak didukung adalah Rizal Ramli.

"Kalau tidak ada perubahan dari pemimpin saat ini, kami siap mendukung Pak Rizal Ramli (RR) sebagai calon presiden tahun depan. Beliau adalah tokoh nasional yang punya keberanian untuk melakukan terobosan, karena itu ada harapan negeri ini lebih baik dipimpin beliau," tutur Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI), Sumitro Samadikun, Kamis (29/3).

Sumitro mengatakan para petani tebu yang tergabung dalam APTRI mendukung Jokowi pada Pilpres 2014. Saat itu, pihaknya menaruh harapan Jokowi bisa membawa perubahan yang lebih baik. Namun kenyataanya saat ini petani terpinggirkan oleh kepenting para importir.


Karena itu, kesediaan Rizal Ramli maju sebagai capres membawa harapan baru bagi para petani tebu. Pasalnya, mereka sudah melihat gebrakan ekonom itu, baik saat menjadi menteri di kabinet Gus Dur mau pun ketika di kabinet Jokowi. Keberpihakan Rizal Ramli kepada rakyat kecil jelas, sekalipun resikonya kehilangan jabatannya sebagai pejabat.

"Kalau hari ini Pak Rizal Ramli tidak punya partai pengusung, jangan khawatir beliau punya petani tebu. Kami ini banyak yang aktif di partai politik tapi kalau sudah urusan tebu kami bersatu dalam partai tebu. Kalau perlu kami yang carikan partai untuk Pak Rizal, yang penting beliau istiqomah dan konsisten," ujar Sumitro.

Sementara itu, Rizal Ramli menyatakan kesiapannya maju sebagai capres. Komitmen itu disampaikan ekonom senior itu dihadapan para pengurus dan petani tebu yang tergabung dalam APTRI. Menurut sahabat Gus Dur ini, Indonesia adalah negara besar dengan sumber daya alam yang luar biasa. Karena itu, sudah seharusnya rakyat makmur. Bahkan sudah sepantasnya Indonesia menjadi negara yang paling makmur di kawasan Asia Tenggara.

Oleh karena itu, saat ini menurut Rizal Ramli tinggal adanya komitmen dari pemimpin nasional untuk memakmurkan rakyat. Caranya dengan berpihak pada kepentingan nasional terutama kepentingan rakyat kecil. Diantaranya denganb kebijakan yang pro pada petani dan pertanian.

"Indonesia ini negara agraris, karena itu sudah seharusnya pemimpin nasional yang akan datang pro pada petani dan pertanian. Contohnya, pemerintah lewat Bulog harus membeli seluruh gabah dari petani seperti jaman saya menjadi Kepala Badan Urusan Logistik (Bulog), itu butuh keberanian dan komitmen," pungkas mantan tahanan politik di masa orde baru tersebut.[dem]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya