Berita

Labuan Bajo/Net

Advertorial

Kawasan Wisata Labuan Bajo Dapat Dukungan Infrastruktur Kementerian PUPR

KAMIS, 29 MARET 2018 | 14:42 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Labuan Bajo merupakan salah satu Kawasan Starategi Pariwisata Nasional (KSPN) yang dikenal memiliki banyak destinasi wisata yang indah dengan ikon utama yakni Komodo di Pulau Rinca dan Pulau Komodo. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berharap semakin baiknya fasilitas di Labuan Bajo bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan.

"Labuan Bajo yang ada di Pulau Flores ini, merupakan gerbang bagi wisatawan yang ingin meneruskan wisatanya ke Pulau Komodo atau Rinca, untuk melihat habitat asli komodo," jelas Menteri Basuki seperti keterangan yang diterima redaksi.

Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam tiga tahun (2016-2018) secara bertahap membangun fasilitas air bersih, sanitasi, drainase, dan penataan kawasan dengan nilai anggaran total Rp 81,9 miliar. Selain itu juga ditingkatkan akses jalan lingkar utara Pulau Flores dan pengaman oantai labuan bajo.


Pengembangan Labuan Bajo difokuskan pada tiga daerah penyangga Labuan Bajo yakni di Kampung Ujung, Kampung Tengah, Kampung Air, dan Kampung Cempa yang bertujuan meningkatkan lama tinggal para wisatawan.

Infrastruktur yang dibangun berupa pekerjaan saluran, pekerjaan U-Ditch jalan lingkungan, pekerjaan rigid pavement jalan lingkungan, pekerjaan jembatan 44 meter, pembuatan dermaga apung sebanyak 2 unit, serta ruang terbuka 1.560 m2 dengan anggaran Rp 43,9 miliar.

Untuk memenuhi kebutuhan air, dibangun Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Strategis dengan anggaran Rp 6,2 miliar. Diantaranya berupa  pemasangan pipa transmisi HDPE 200 mm sepanjang 1.782 m, reservoir 200 m3, jaringan pipa distribusi 3.636 m, pembangunan reservoir kapasitas 50 m3 di Pulau Rica-Rica, serta pembangunan reservoir dengan kapasitas 50 m3 di Pulau Komodo.

Sanitasi juga dibenahi dengan dibangunnya instalasi pengolahan air limbah kawasan yang digunakan oleh 532 sambungan rumah di Kampung Air dan Kampung Tengah dengan anggaran tahun 2017 sebesar RP 10,8 miliar.

Di Kampung Tengah dan Kampung Air juga dilakukan kegiatan penataan dan suvervisi Kawasan Wisata Komodo dengan pembangunan gerbang , sculpture komodo, bangunan ticketing, shalter pengunjung, toilet pengunjung, dan signage yang telah selesai dikerjakan tahun 2017 dengan anggaran 3,4 miliar.

Untuk pengaman pantai tersebut memiliki panjang satu kilometer terdiri dari 650 meter di Kampung Tengah dan 350 meter di Kampung Ujung.

Sementara untuk meningkatkan konektivitas, pada tahun 2017 telah dilakukan pembangunan jalan Labuan Bajo-Boleng-Terang-Kendidi yang panjangnya mencapai 24,50 kilometer, dan jalan akses menuju Bandara Komodo sejauh 8,20 km. [mel]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya